Indah’s Kaligua Trip : Pagi di 2050 mdpl

[Travel Report] Halo gaes. Gimana 2019 kamu? Berjalan lancar kah? I hope all of you are doing good. Sambil nunggu debat capres nanti malam, bagaimana kalau kita review travel report ku setahun yang lalu saat aku mengunjungi My River *garing*? Semoga habis baca ini, kalian ingin ke sana ya. Kaligua is dazzling, simple yet dazzling. How can you handle it?

None of this is a coincidence
Because weโ€™re the two who found our destiny

-DNA, BTS

Dari sekian banyak daerah di Pulau Jawa, Kaligua termasuk yang terasing untukku. Setidaknya hingga April dua tahun lalu. Sejak mendapat project di Semarang, Kaligua berubah menjadi salah satu tempat yang paling aku ketahui dan paling aku ingin kunjungi. Dan memang namanya takdir kali ya, i finally managed to visit it (tentu setelah diplomasi dengan user ku haha). Benar-benar unplanned dan surprisingly it went smooth. Alhamdulillah.

So, here it is. Kaligua.

img_20171123_154409_hdr

Komoditas utama yang dihasilkan Kaligua adalah teh.

Bagi yang belum kenalan dengan Kaligua, Kaligua adalah salah satu daerah yang terletak di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Daerah ini terkenal dengan kebun teh-nya yang merupakan salah satu unit kerja PTPN IX. Berhubung aku terkait dengan PTPN IX dua tahun lalu, Alhamdulillah aku mendapatkan kesempatan untuk main ke sana.

img_20171124_094302_hdr

Pabrik Teh Kaligua. Lihat logo PTPN9 kan?

Tidak cukup dengan kebun teh, Kaligua menawarkan daya pikat lain yaitu beberapa tourist attraction yang ramai dikunjungi terutama saat weekend dan hari libur yaitu Goa Jepang dan Wisata Agro Kaligua.

img_20171123_161841_hdr

Kalo weekend aku yakin gak bisa foto ini

Alhamdulillah semua tourist attraction di sana berhasil aku kunjungi. Kalau tidak ada aral melintang, akan aku bahas semuanya. Aku akan bahas yang paling amazing menurutku dulu ya, yaitu Puncak Sakub.

Awal mula nya aku tertarik ke Kaligua itu adalah Puncak Sakub. Aku tidak terlalu tertarik dengan hanya ‘kebun teh’. Tujuh puluh kilometer dari rumah ku pun aku bisa melihat kebun teh di puncak *sombong*. Namun user ku bilang di Kaligua ada puncak Sakub. Dari sana, aku bisa melihat gunung Slamet dan sunrise yang bagus. Ya berhubung aku belum pernah lihat sunrise yang bagus, aku semangat 93 lah untuk datang ke sana.

img_20171124_052710_hdr

Puncak Sakub

Meskipun tergolong terlalu telat untuk sunrise, aku dan teman-temanku tetap datang ke Puncak Sakub (kita sampai setengah enam ha ha ha). Anyway,ย what we saw was mesmerizing. Mungkin untuk kalian yang biasa lihat sunrise keren dari gunung atau dari tempat tinggi lainnya, sun rise kesiangan di sini biasa aja. Tapi aku tetep kekuh ini salah satu tempat paling remarkable di Jawa.

img_20171124_053226_hdr

Sun rise. Itu Gunung Slamet nya masih selimutan. Kalah rajin dari aku :p

Indah kaan biarpun gunungnya ketutupan awan? Mungkin ini jarak terdekatku dengan satu gunung. Aku suka banget sih sama kondisi ini. Untukku gunung itu selalu memberikan aura mistis yang alluring. Ah gak kebayang kalau kita dateng lebih pagi dari ini. Pasti lebih bikin speechless.

Untuk kali pertama selama aku hidup, aku bahagia banget bangun sangat pagi. Malah sangat bersyukur. Alhamdulillah. Masya Allah.

Itu Indah Banget gaes. Sumpah dah. Wah pengalaman sun rise pertama ku saat itu benar-benar keren. Benar-benar bikin terharu. Selain Gunung Slamet, kita juga disuguhkan pemandangan jalanan di sekitar Kaligua. Plus kita melihat kabut yang berarak-arak. Wah spontan di sana aku nyanyi

Lihat awan di sana, berarak mengikutiku ~

img_20171124_053745_hdr

Kaligua. Indah kan? Kalau kalian perhatikan, kalian bisa melihat laut Jawa di ujung sana.

Awal datang ke sini sebenarnya frustasi karena kabut nya tebal. Aku sudah lemas. Mana udaranya bikin mau nikah *dingin maksudnya*. Alhamdulillah banget setelah menahan dingin di dada, perlahan kabut nya hilang bersama dengan kekhawatiran-kekhawatiran lain ~

img_20171124_051950_hdr

Kabut ๐Ÿ˜ฆ

img_20171124_052115_hdr

Perlahan mulai hilang dan mulai kelihatan pemandangan penyejuk jiwa ~ย 

img_20171124_053603_hdr

Finally, kabut nya hilang semua. Aku gak bisa ngebayangin kalau Gunung Slamet nya juga gak ketutupan kabut. Pasti lebih mesmerizing.

Pengalaman di Puncak Sakub sangat berkesan. Bahkan aku sampai ingin menuliskannya di blog ku. It was amazing and i was so clueless about what should i said. Semua dingin dan ngantuk rasanya hilang dengan semua yang aku lihat dari Puncak Sakub

img_20171124_053146_hdr

Grown Up woman lagi mikir mau makan indomie apa bubur habis turun dari sini :p

Kunjungan aku ke sini melibatkan beberapa teman. Mereka teman-temanku sewaktu di project PTPN 9. Mereka yang membuat trip ku ke sini sangat menyenangkan dan berkesan *kata-kata nya kaya di kartu ulang tahun anak SD yak*. We were so hilarious back then. Kangeeen banget jalan-jalan sama mereka. Sumpah kalau aku rekamkan pembicaraan kita, pasti sebagian isinya harus disensor. Omongan unfaedah haha.

img_20171123_140803_hdr

N9 Wekender, i named them ๐Ÿ™‚

Catatan dari Indah

1) Kaligua terletak di dataran tinggi. Udara di sana bikin gak mau lepas dari selimut, terutama di musim kemarau. Siapkan baju yang tebal dan pasangan halal. Seriously di sana dingin. Well aku tidak mencatat suhu udara saat aku datang. Yang jelas dingin. Aku saranin musim hujan aja datang ke sini nya. Takut terlalu dingin kalau musim kemarau.

img_20171124_052329_hdr

Sampai berembun :O

2) Untuk ke Puncak Sakub, jalanan itu seperti hati kamu, sulit ditaklukan. Jalanannya sempit, berbatu, tidak ada pembatas jalan, sangat ekstrim. Mobil yang disarankan dan menurutku yang bisa ke puncak Sakub hanya mobil 4×4. Waktu itu aku diantar naik Ford Ranger.

img_20171124_063256_hdr

Mobil yang mengantarku ke Puncak Sakub

3) Bila kalian ingin ke Puncak Sakub, ada baiknya kalian menginap di wisma Kaligua. Nanti kalian bisa diantar ke Puncak Sakub. Waktu itu aku full diakomodir sama PTPN 9. Kalau kalian ingin menginap dan mengunjungi Puncak Sakub, kalian bisa menginap di wisma Kaligua milik PTPN 9. Search di gugel aja yak.

4) Lebih pagi lebih baik. Dont be like us yang dapet sunrise sangat kesiangan hehe. Ini sih notes yang harus kalian perhatikan.

So, itu dia gaes review Puncak Sakub di Kaligua. Ah it was half a year ago. Cepat sekali waktu berjalan. Surprisingly aku juga nulis lagi. Hampir dua tahun aku meninggalkan blogku. Semakin lama, semakin aku sadar bahwa blog ini harus hidup lagi. Aku ingin memberikan informasi kepada kalian pembaca setia dan tidak setiaku ๐Ÿ˜‰

Welcome back, Indah *bakar petasan*nabur confetti* ๐Ÿ™‚

P.s

1) All picture were taken by me kecuali yang foto rame-rame
2) Semua foto taken by Mi5s dan raw. Mohon Maaf kalau fotonya kelabu, karena di sana mendung banget, padahal ada aku yah ๐Ÿ˜ฆ

 

Iklan

2 thoughts on “Indah’s Kaligua Trip : Pagi di 2050 mdpl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s