Indah’s Solo-Tawangmangu Trip : Wisata ke Grojogan Sewu

Halo gaes! Aku muncul lagi. Yeaaaay aku gak males lagi buat nulis hohoho. Setelah membahas akomodasi ku selama di Solo di sini dan juga di sini, sekarang aku mau move on untuk membahas koor kegiatanku selama di Solo-Tawangmangu. Pembahasan pertamaku yaitu air terjun Grojogan Sewu karena dokumentasi selama di Solo sebagian besar di hape abangku (saat itu hapeku sedang dikeringkan di beras). Jadi, mau jalan-jalan ke Grojogan Sewu lewat tulisanku? Let’s kepow 😀

Sejarah mencatat bahwa keluarga intiku sebelum aku lahir pernah sekali mengunjungi Grojogan Sewu, sekitar tahun 80-an akhir. Saat itu abang-abangku masih abege. Memang yak dari dulu keluargaku suka jalan-jalan haha. Entah angin darimana, tiba-tiba ayah dan ibuku ingin ke Grojogan Sewu lagi. Kata mereka Grojogan Sewu bagus banget. Aku yang belum pernah ke sana  cuma manggut-manggut seneng. Siapa yang gak seneng jalan-jalan gak keluar duit sama sekali? Tinggal duduk dan mantau Maps hahaha *makasi baaaang*kerja lu ndaaaah*.

Abis beres-beres (tentu gak beresin kamar abangku karena cuma petugas room service yang mampu haha) aku langsung menuju Grojogan Sewu yang berada di kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Perjalanan dari Solo-ke Tawangmangu kurang lebih 1 jam. Sebaiknya kalian lebih berhati-hati saat mengendarai kendaraan karena jalanan menuju Tawangmangu itu berliku-liku dan naik turun kaya badannya Shakira!

Tawangmangu sendiri letaknya di kaki Gunung Lawu. No wonder udaranya dingin menggigit *apasih ndaaah*. Menurutku ya, Tawangmangu itu dijadikan kaya puncak-nya Jakarta oleh orang Solo dan sekitar. Aku yakin mereka kalo mau dingin-dinginan di Tawangmangu. Bisa sih ke Kopeng Boyolali, tapi kayanya Tawangmangu lebih disukai karena pilihan wisatanya lebih banyak. Kalian kepo aja di gugel. Tadinya aku mau mampir ke Candi Sukuh dan Cetho, tapi hujan. Insyalloh next time bisa yaaa *ngedipin calon suami*kaya punya aja*.

img_20170129_112041-medium

Welcome. Maaf banyak ‘noise’ :p

Jalan Menuju Air Terjun Grojogan Sewu

Sebelum menulis keterangan lebih lanjut, aku ingin mendeklarasikan bahwa saat aku ke sini, terjadi HUJAN EKSTREM. Mungkin kalo hujan itu terjadi di Jakarta, jalanan di rumahku pasti banjir. Hujan membuat semua rencana jalan-jalan manis ini luluh berantakan. Keluarga abangku mengurungkan niat untuk menjajal medan menuju air terjun. Ibuku dan ayahku memilih untuk santai di warung kopi menikmati gorengan dan kopi panas-panas. Benar-benar berantakan. Namun, pada akhirnya aku berhasil mengunjungi Grojogan Sewu.

Grojogan Sewu bukan air terjun yang biasa aku sebut ‘langsung parkir sampai’. Jarak dari loket ke air terjun sekitar 500 m  yang  mana akan kalian tempuh lewat tangga berjumlah 625 anak tangga. Sehingga total anak tangga yang harus kalian lewati pulang pergi yaitu 1250 anak tangga.

Ingat quote aku baik-baik, 625 anak tangga. Mungkin kalau tidak hujan, aku masih membolehkan kalian memboyong semua anggota keluarga. Tapi, kalo kondisinya hujan ekstrem kaya waktu aku ke sini, aku haramkan! Sangat berbahaya gaes. Tangga di sini terbuat dari batu-batu kali, which is so damn slippery kalo kena air. Udah gitu undakannya agak besar (untuk tangga yang turun menuju ke air terjun ya). Benar-benar harus pegangan erat ke pembatas tangga. Serius, jangan coba-coba ke sini kalau lagi hujan.

img_20170129_115255-medium

Ini yang trap/undakannya gak besar. Ada beberapa yang undakannya besar banget. Ngeriiii

Hal yang membuat perjalanan ini sangat spesial untukku adalah aku ke sana SENDIRIAN! Sadar karena gak ada yang bisa nemenin aku, aku memutuskan untuk lanjutin perjalanan sendirian. Selain karena penasaran, aku tipe orang yang gak suka hal nanggung. Kalo udah sampe tempat wisata, ya sebisa mungkin dikunjungin. Kalo udah suka sama orang, ya sebisa mungkin dinikahin.

Dan sekarang, coba renungkan hal ini. Seorang wanita, diguyur HUJAN EKSTREM, menuruni tangga LICIN sebanyak 625 anak tangga dengan catatan jatuh berkali-kali sewaktu mengunjungi air terjun lain, menuju air terjun setinggi 81 m, dan SENDIRIAN. Gak entirely sendirian sih, saat aku ke sana kebetulan Grojogan Sewu lagi ramai. Tapi tetep aja gak ada yang kenal sama aku. Perfectly nasibku kaya lagu Dewa :

“Di dalam keramaian aku masih merasa sepi. Sendiri memikirkan Grojogan Sewu ~”

img_20170129_115901-medium

Percaya padaku ini LICIN!

Mungkin kalian anggap ini biasa, tapi untukku ini gak biasa. Aku ada di daerah Tawangmangu, sekitar 700 km dari Jakarta, gak kenal siapa-siapa, hujan-hujanan, gak pernah pergi sendirian, daaaan GAK BISA BAHASA JAWA. Belum berhenti sampai di situ, sepanjang perjalanan menuju Grojogan Sewu, aku dikelilingi hutan yang aku yakin kalo aku jatuh, aku hanya akan tinggal nama.

img_20170129_115829_1-medium

Horor gak kalo kamu sendirian lewat sini?

img_20170129_120011-medium

Hutan di sekeliling Grojogan Sewu. Banyak monyetnya jugaa. Tapi waktu itu monyetnya lagi neduh. Gak ngeksis di depanku.

img_20170129_120017-medium

Nyebur –> Tinggal Nama

img_20170129_120615-medium

Setelah selesai melakukan perjalanan, kalian disambut papan ini. 1250 anak tangga.

Sumpaaah aku gak bisa lupa sensasi petualangan yang aku pilih at that time. I really couldnt recall what was going on my head for taking such a ‘bravery’ choice *berasa milih jadi relawan bencana*emang lebay*. Tapi suer, ini petualangan paling mengesankan seumur hidupku 🙂

Payment from Grojogan Sewu

img_20170129_114356-medium

Grojogan Sewu

Subhanallah.

Cuma itu kata-kata yang bisa kuucap saat melihat Grojogan Sewu. This waterfall is MAGNIFICENT. Aku mengunjungi air terjun, tapi ini kali pertama aku nyaris menangis saat melihat air terjun. Mungkin karena emosi ku terkuras sepanjang perjalanan dan karena Grojogan Sewu sendiri. Air terjun ini menunjukkan ‘kelas’nya sebagai air terjun. Bukan air terjun yang biasa seliweran di timeline Instagram-ku haha. Air terjun ini beneran air terjun. Dengan tinggi 81 m, aliran air di Grojogan Sewu sangat deras dan memiliki suara yang memekakkan telingaku sekaligus menciutkan nyaliku. Kesimpulanku saat melihat ini, Allah itu keterlaluan Maha Besar-nya. Subhanallah.

Alhamdulillah, perjalananku yang EPIC, dibayar dengan kesempurnaan ini

Wajar bila air terjun ini mendapat gelar sebagai salah satu air terjun paling ramai di tanah Jawa. WAJAR BANGET. Look at it. MAGNIFICENT. Grojogan Sewu langsung mengubah cara pandangku terhadap air terjun, aku suka air terjun yang tinggi dan deras. Ada beberapa air terjun seperti ini di tanah Jawa, dan insyaalloh, sudah ada dalam angan-anaganku untuk mengunjunginya haha. Yuk kita lihat keramaian di Grojogan Sewu saat itu *padahal hujan tapi tetap ramai*.

img_20170129_114109-medium

Ramai kan? Banget lah.

img_20170129_114222-medium

Mereka semua berpasangan. Naah aku???

Agak ngenes sejujurnya saat aku tiba di sana dan melihat kerumunan yang ada. Rata-rata pengunjung yang ada bersama keluarga kecil dan keluarga besar mereka. Bahkan tidak sedikit yang bersama pasangan halal/haram. Aku melihat pemdangan ini cuma bisa menabahkan diri. Yang penting aku lihat Grojogan Sewu *menghibur diri*.

Saat di sana, tidak lupa aku minta foto langsung jadi (apa sih istilahnya?) Kebiasaan ibuku itu menular sama aku. Kalian pasti berfikir aku aneh hahahahaha. Bayar 10 ribu, aku dapet foto ukuran 4R kali ya dan bonus difotoin dari handphone. Aku yakin abangnya pasti bingung ngeliat cewe, sendirian, bicara dengan logat betawi asli, dateng-dateng minta foto langsung jadi haha. Foto langsung jadi itu berkesan untukku gaes. Selain karena aku gak akan mencetak foto dari handphone, aku suka sekali dengan kenang-kenangan saat mengunjungi tempat wisata hehe.

img_20170129_114651-medium

Aku….Entirely sendiri

Ada beberapa spot menarik untuk  foto di Grojogan Sewu. Tapi spot itu dikuasai manusia=manusia haus selfie dan eksistensi. Akibatnya aku cuma bisa foto dari jauh doang -_- Aku selalu gak ngerti sama orang yang ‘menguasai’ spot menarik untuk foto d saru tempat wisata. Gak punya toleransi banget menurutku. Apa gitu enaknya foto-foto berkali-kali. Wajah kalian, as i always said, GAK AKAN BERUBAH.

img_20170129_114551-medium

Mereka ga mau pindaaaaah.

Fasilitas di Grojogan Sewu udah lengkap menurutku. Ada kolam renang dengan slider, ada mushola, toilet, tempat neduh, dan yang pasti banyak tukang makanan. Waktu ke sini, tukang makanan dikerubungi banyak orang untuk berteduh. Kebanjiran order mereka haha. Hujan membawa rezeki kalo di Grojogan Sewu. Kalo di Jakarta membawa banjir :p

img_20170129_113506-medium

Kolam renangnya. Waktu ke sini dulu, abangku pernah main di sana.

img_20170129_113459-medium

Jadi tempat neduh dadakan

img_20170129_113549-medium

Warung penjual makanan

 

Berhubung air terjunnya bagus banget, ayo kita tengok lagi si ganteng Gorjogan Sewu :p

img_20170129_114012-medium

81 m!!

img_20170129_113808-medium

Dari jauh aja ganteng banget yak.

img_20170129_114757-medium

Sungai di dekat air terjun. Deraaaaas.

How to Get Here

Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792

Kalian arahkan kendaraan kalian ke arah Tawangmangu. Letak Grojogan Sewu di sebelah kiri jalan. Ada kok petunjuk jalannya. Ikutin aja. Di area Grojogan Sewu ada dua pintu masuk, depan dan di belakang. Waktu itu aku parkir dari depan karena gak tau bahwa ada tempat parkir di belakang -_-. Kalo parkir di depan harus jalan sekitar 700 m menuju loket. Lebih baik kalian parkir di belakang, jadi tinggal ngesot menuju loket. Hemat kalori haha.

Nah kayanya nih, selain melewati tangga itu, ada jalan alternatif menuju air terjun. Tapi aku have no idea di mana letak pintu masuk ke dua itu. Mungkin kalian bisa tanya sama orang sekitar. Cuma aku prefer yang naik tangga. Naik tangga aja resiko jatuh tinggi, apalagi gak naik tangga.

img_20170129_111105-medium

Dari parkiran aku harus jalan menuju loket melewati jalan ini

img_20170129_124256-medium

Mau beli tanaman dikasih fatwa HARAM sama ibuku. Yasud lah.

Jam Operasional dan Tiket Masuk

Jam operasional : 07.00-18.00

Tiket Masuk : Turis Lokal : Rp 17.500, Turis Internasional 10 x lipat : Rp 160.000 hahaha

img_20170129_121156-medium

Loket

Hal yang Harap Diperhatikan (Dulu ini aku sebut Life Lesson wkwk)

  • Di sekitar Grojogan Sewu banyak monyet. Harap berhati-hati. Pastikan kalian memegang teguh prinsip tas atau bawaan kalian. Kantong plastik-ku nyaris dijambret monyet. Alhamdulillah tenagaku cukup besar untuk melawan monyet itu sehingga monyet itu pergi menanggung kekalahan dan semua makanan di plastik selamat *EPIC sekaliiiiii*. Sayangnya,kantong plastik itu robek parah. Dia menjadi saksi bisu kekuatanku yang sanggup melawan kekuatan monyet ha ha ha -_-
  •  HARAP HATI-HATI SAAT BERKENDARA MENUJU GROJOGAN SEWU. Hari ini ada berita duka, yaitu sebuah bus pariwisata terguling di Tawangmangu. Diduga rem bus blong. Perhatikan kondisi kendaraan kalian dan jangan adu nyali di sini. Gak usah ngebut dan sok-sok balap-balap mobil oke. Grojogan Sewu bukan tujuan akhir kalian dude.
  • Selalu waspada saat menuruni anak tangga karena slippery as hell -_- Selalu pegangan ya gaes.
  • Saat hujan, banyak jasa peminjaman payung. Biayanya 5 ribu satu payung SEPUASNYAAA. Aku rasa kalo OK-OCE jadi di Jakarta, mending ada yang buat usaha payung kualitas bagus untuk disupply ke pengusaha jasa peminjaman payung di Grojogan Sewu hahahaha.
  • TOLERANSI untuk ahok  pengunjung lain. Ya mbok gantian gitu kalo mau foto-foto. Seriuus wajah kalian gak akan berubah signifikan. Aku berani uji pake anova selang kepercayaan 99% deh *eh gitu bukan sih?*. Please toleran lah terhadap pengunjung lain yang mau foto-foto. Oke!
  • Bawa pelindung HP yang kedap air ya gaes, apalagi saat hujan. Hapeku kena tetesan air berkali-kali. Alhamdulillah hapeku gak kenapa-napa, padahal hapeku habis tercebur kemarinnya haha. Masih rezeki. Siomi gitu looh :*
  • Waktu pulang dari sini, aku makan di restoran Indah, di daerah Karanganyar *udah lewatin Tawangmangu*. Iyaaa namanya restoran Indah. Restoran ini rekomended! Makanannya enak enak. Aku gak narsis, tapi beneran enaaak rasa makanan di sini. Jangan lupa kunjungin ini!
img_20170129_144041-medium

Restoran INDAH. Beneran enaaak

Selesai sudah wisata ke Grojogan Sewu-nya. Next kita wisata ke Solo. Tapi tunggu aku ketemu abangku dulu. Beberapa next post akan tentang kuliner lagi. So, stay tune yaa :*

Iklan

4 thoughts on “Indah’s Solo-Tawangmangu Trip : Wisata ke Grojogan Sewu

    • Sangaat ramai. Padahal cuma weekend biasa. Gak kebayang kalo long weekend kaya kemarin. Memang sejuuk banget maas. Di bawah gunung Lawu langsung haha. Majestic pemandangannya. No wonder AHY dan keluarga abis kalah pilkada langsung ke sini untuk meneduhkan perasaan 😅

      Tapi ya itu. Siapin tenaga aja untuk lewatin 1250 anak tangga haha. Sama waspada akan monyet hihi

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s