Kuliner Duren Sawit : Bakso Battle di Sekitar Duren Sawit

[Culinary Comparison] Halooo gaess. Kembali denganku. Maaf beberapa hari ini aku bolos lagi kaya si Budi (?). Aku sedang sakit. Sakit ga keren. Gak ada juga si sakit yang keren, kecuali malarindu #preet. Doakan aku segera sembuh ya. Sakit ini membuat aku susah move on (baca : berjalan).

Belakangan ini aku seperti dikejar rentenir juga. Aku merasa blogku nagih hutangku untuk posting 10 pos sebulan which is i really fail this year. Ibaratnya hutang, bunganya aja belum terbayar. Huh susah emang kalau darah procrastinator mengalir deras di tubuh seseorang -_-

Memanfaatkan semangat awal bulan, terfikir untuk posting seseuatu. Siapa tau postingan ini membakar semangat menulisku selama setahun #duh. Lihat foto di laptop, aku berfikir untuk membuat edisi baru di Blogku which is Culinary comparison!

Seperti judulnya, edisi ini membahas tentang perbandingan makanan menurutku sendiri. No hard feeling bro sis. Apalagi fandom. No fandom at all ya bro sis hahahaha (lagian emang ada fandom dalam kuliner -_-) . Penilaian yang aku lakukan hanya berdasarkan rasa yang pernah ada aja karena susah kalo pake parameter lain *duileh*. Penasaran? Let’s check this out 😀

Bakso! Siapa yang gak kenal bakso? Makanan semilyar umat ini adalah salah satu makanan yang dengan mudah kita ditemukan di Indonesia. Gak heran, bila kalian iseng memperhatikan jalanan di sepanjang jalur selatan Jawa Barat, pemandangan yang akan kalian lihat selain hamparan sawah adalah tukang Bakso. Mulai dari gerobak abang-abang, kedai kecil, hingga kedai besar.

Yang paling aku gak paham ketika kedai bakso saling bersebelahan. Bila di Jakarta kita selalu menemukan Indomaret dan Alfamaret yang selalu berdekatan, kalo di Jawa Barat, kedai Bakso yang biasanya melakukan fenomena itu. Entah itu monopoli, entah itu persaingan murni.

Di Duren Sawit, tepatnya di area Duren Sawit, bakso juga menjadi komoditi kuliner populer. Sebagai bakso die hard, beberapa kali aku mengunjungi kedai bakso di Duren Sawit dan terfikir untuk meliputnya di Blogku. Hanya, aku bosan bila liputannya berupa penjabaran biasa. Terbersit lah untukku membuat edisi Battle. Mungkin karena shio-ku ayam jantan yang suka ribut kali ya jadinya aku kepikiran untuk membuat edisi battle. Padahal kedai bakso ini gak kenal satu sama lain hahaha –”

Untukku, penilaian bakso yang utama yaitu dari tekstur bakso. Tekstur bakso harus kenyal, ga lembek dan ga keras. Kalo kuah, aku yakin rasanya gak jauh beda haha.

List bakso-nya kubuat naik, jadi yang skornya paling rendah ke paling tinggi. Biar kalian surprised gitu. Kan wanita suka kejutan #modus. Berikut ini adalah Battle kedai bakso di Duren Sawit 😀

4. Bakso Bakwan Malang dan Nasi Rawon M. Suyudi

Peringkat ke-4 ditempati oleh Bakwan Malang Pak Yudi. Meskipun nama kedainya bakwan malang, tapi kedai Pak Yudi juga menyediakan bakso. Cara menikmati bakso di warung pak Yudi sendiri ada dua macam yaitu dengan bakso kuah biasa dan dibundle menjadi bakwan malang. Waktu kesana aku menikmatinya dengan dibundle menjadi bakwan malang.

img_20160930_131002-medium

Teman-teman bakwan malang

img_20160930_131010-medium

Kondisi kedai (gak jelas yak ini maksud fotonya apa hihi)

Bakwan Malang Pak Yudi adalah salah satu warung legend di Duren Sawit. Dari aku kecil, warung ini sudah eksis di kalangan warga Duren Sawit. Bisa dibilang, bakwan malang pertama yang aku coba di hidupku adalah bakwan malang pak Yudi. Awalnya, warung ini hanya kedai kecil. Sejak tahun 2014, Pak Yudi berhasil ekspansi bisnisnya sehingga kedai ini menjadi lebih besar. Bahkan bakwan malang pak Yudi masuk Zomato. Waaw. Bakwan malang pak Yudi emang enak sih gaes. Ditambah lagi di Duren Sawit gak banyak penjual bakwan malang. No wonder kedainya bisa berkembang. Untuk cabang, aku rasa belum ada. Berikut adalah bakwan malang pak yudi

img_20160930_125607-medium

Penampakan semangkok bakwan malang tanpa tahu (i hate boiled tofu)

img_20160930_125712-medium

Get closer

Oke aku minta maaf karena ini maksa banget haha. Tapi memang benar kan ada bakso nya meskipun cuma nyempil satu? Hahaha. Anyway, untuk rasa sendiri, menurutku bakso Pak Yudi kurang spesial. Beda sama kumpulan bakwan Malangnya yang endesss. Bakso Pak Yudi kurang kenyal menurutku. Kebanyakan terigu dan kurang daging. Gak nyalahin sih karena memang fokus pak Yudi ke Bakwan Malang, bukan baksonya. Untuk rasa kuahnya no complain. As i said earlier, sama aja kaya rasa bakso kebanyakan. Rasa gurih mecin gitu :p. Maaf ya pak Yudi, kali ini bapak harus puas di posisi 4.

Alamat :

Jl. Buaran 3 No. 45, Klender, Jakarta

img_20160930_131452_1-medium

Ini dia lokasinya. Kalo ke sini, inget aku ya 🙂

Daftar Harga :

https://www.zomato.com/id/jakarta/bakso-bakwan-malang-nasi-rawon-m-suyudi-klender/menu#tabtop

3. Bakso Sunar dekat Walikota

Peringkat ke-tiga ditempati oleh….Bakso Sunar. Horeeee

Sebenarnya bakso Sunar gak bisa masuk ke kompetisi ini karena walikota Jaktim bukan berada di Duren Sawit. Namun, Duren Sawit ke Walikota gak jauh-jauh banget *Alasan real-nya sih aku kurang bahan*. Gak seru kalo cuma 3 bakso doang ^^v So, here it is Bakso Sunar.

img_20160717_150348-medium

Ini laku. Banget.

Kebetulan aku tau Bakso Sunar ini dari temenku, T, yang hobi kulineran. Kata T, Bakso Sunar ini patut dicoba. Lihat dari crowd yang dateng sih aku yakin bakso ini lumayan ngetop di Pulogebang citizen (?) dan emang wajib dicoba. Ada dua jenis bakso di sini yaitu bakso urat dan bakso biasa. Bakso urat yang besar dan bakso biasa yang kecil.

img_20160717_150338_1-medium

Rame kan? Biasanya kedai legendaris selalu ramai

img_20160717_144412-medium

Satu porsi dapet bakso urat 1, bakso kecil 5

img_20160717_144444-medium

Biar kalian ngidam bakso :3

Menurutku, yang membuat bakso ini banyak digandrungi adalah perbandingan antara rasa dengan porsi. Cukup membayar 15 ribu, kalian akan mendapat semangkok bakso ini. Muree kan? Rasanya juga lumayan enak. Bakso-nya gak keras dan ga terlalu lembek banget. Kuahnya juga oke. Aku gak menemukan hal fatal yang aku harus kritisi dari bakso ini.

Terus kenapa di peringkat 3 ndah?

Menurutku tekstur bakso ini kurang kenyal dan cenderung biasa aja. Tekstur bakso-nya easy to forget gitu. You can easily find this type of meatball around my campus. Kalau aja bakso ini dibuat lebih kenyal, bakso ini ada di peringkat yang lebih atas. Aku kurang into bakso tipe gini. Mudah ketebak. Tekstur bakso adalah satu-satunya hal yang membuat bakso itu kaya wanita, susah ditebak. Kuah bakso mah dimana-mana gitu-gitu aja. Tapi, kalo tekstur, itu jago-jagonya si abang yang punya resep hehe.

 

 

Intinya, kalo kalian mau bakso yang muree dengan porsi banyak dan rasa lumayan, bisa banget dateng ke Bakso Sunar 🙂

Alamat :

Jl. Pulo Gebang No.13, RT.1/RW.6, Pulo Gebang, Cakung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13950

img_20160717_150359-medium

Jam Operasional dan Daftar Harga :

Jam operasional : 09.00-21.30

Harga :15 ribu/porsi

2. Bakso Sudi Mampir Pondok Kelapa

Sudah mendekati pemenang *akhirnya pos ini bisa aku selesaikan :’)* Peringkat kedua ditempati oleh bakso Sudi Mampir Pondok Kelapa. Meskipun namanya Pondok Kelapa bukan Pondok Sawit *maksa*, Pondok Kelapa masih masuk kecamatan Duren Sawit. Oh aku lupa menjelaskan ini. Duren Sawit itu ada dua wilayah, kecamatan dan kelurahan. Kecamatan duren sawit terdiri dari 10 kelurahan, termasuk kelurahan Duren Sawit dan keluarahan Pondok Kelapa. Aku sendiri tinggal di kelurahan Duren Sawit dan otomatis di kecamatan Duren Sawit.

Memutuskan siapa yang ada di peringkat 1 dan 2 itu suliit banget kaya milih Lays atau Chitato.Di awal aku buat pos ini, sebelum ada BALADA menyedihkan, aku meletakkan Bakso Sudi Mampir di peringkat pertama. Namun, setelah ku kembali lagi ke bakso yang menjadi peringkat pertama, aku sadar kalo bakso yang peringkat pertama lebih enaaaak. Seperti Bakso Sunar, Bakso Sudi Mampir ini rame juga. Lihat deh crowdnya.

img_20160723_121407-medium

Crowdnya

Lagi-lagi, yang mengenalkanku pada bakso ini adalah T. Dibandingkan aku, T jauh lebih jago untuk masalah kuliner di Duren Sawit. Semua tempat makanan yang belakangan aku datengin di Duren Sawit, itu rekomendasi T semua. Enak-enak semuanya. Apalagi yang masalah bakso dan mie ayam. T sendiri dulu SMA di daerah Pondok Kelapa. No wonder makanan di Pondok Kelapa lumayan ‘dikhatamin’ sama T. Berikut penampilannya 🙂

img_20160723_121745-medium

Full team

img_20160723_121815-medium

Penampakan Bakso-nya

Tadaaa ini dia penampakan semangkok bakso urat. Selain bakso urat, warung ini juga menyediakan bakso telur. Tapi aku gak mesen. Untukku, bakso paling enak ya bakso urat atau kalo mau ada filling-nya sekalian, aku prefer filling pedes aja.

Dilihat dari segi kuantiti bakso ini kalah dari bakso Sunar, tapi dari segi tekstur bakso, bakso ini menang. Bakso ini spesiaaaal. Aku suka suka banget sama teksturnya. Ada effort lebih lah saat aku makan bakso ini. Gak lembek banget. Ada uang ada barang lah ya haha. Selain tekstur bakso-nya yang ajib, bakso Sudi Mampir juga menyediakan es kelapa yang segeeer. Cocok banget untuk membuat tumpukan lemak kalian bertambah hehe

img_20160723_121550-medium

Abaikan si mba ya gaes.

Godaan terberat dari Sudi Mampir adalah es kelapa-nya. Pemenang dari pertarungan bakso di Duren Sawit ini gak menyediakan es kelapa. Sadar kalo ini pertarungan bakso bukan fasilitas warung, aku menajamkan objektivitasku untuk ‘hanya’ menilai dari kualitas bakso. Serius gaes, es kelapa di sini enaaak dan menggoda objektivitasku *yaelaah ndaah*. Murah lagi. Hanyadengan merogoh kocek 5 ribu rupiah saja, kamu bisa menikmati pendamping paling sempurna dari semangkok bakso, segelas es kelapa!

Jodoh bakso itu es kelapa. Salah satu bentuk surga dunia yang kurasain : Makan bakso di sini dengan minum es kelapa. Segaaar 😀

Alamat : 

Jl. Pd. Kelapa Raya, RT.1/RW.11, Pd. Klp., Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13450

Letaknya di jalan Pondok Kelapa yang mengarah ke Kalimalang (Lampiri).

img_20160723_121249-medium

Sumpah abangnya numpang eksis. Bayar bang. Blog belom ngetop nih #apadah

Jam Operasional dan Harga :

Jam Operasional : 09.00-21.00

Daftar Harga :

img_20160723_123535-medium

Daftar Harga Makanan

img_20160723_122938-medium

Daftar Harga Minuman

Siapa pemenang Bakso Battle ini? Jawabannya adalah *ada sound effect*

1. Bakso Selera Pondok Bambu

Hooooraaaaaay. Akhirnya kita sampai pada warung bakso terakhir *akhirnyaaa aku tulisanku selesaai juga* yaitu Bakso Selera Kita Pondok Bambu. Yeaaay. Bakso ini, selain terenak di Duren Sawit, menurutku terenak seumur hidup. Aku sukaaaa. Waktu aku buat tulisan ini awal-awal, kukira lebih enak si runner-up yang ter-enak. Tapi, setelah aku jalan sama T dan icip bakso ini lagi, kurasa ini yang lebih enak. So, here it Bakso Selera Kita.

img_20160723_111308-medium

Ini dia Bakso Selera

Dari luar emang gak keliatan fancy ya guys. Cuma kaya warung biasa. Tapi, di dalam ini tersedia bakso dan mie ayam yang enak. Aku sukaa sekali. Harganya slightly lebih mahal si dari kedua bakso di atas, tapi aku mewajarkan. Warung ini menyediakan bakso terenak seantero Duren Sawit menurutku. Aku yakin deh semua orang indo akan suka sama bakso ini *iyalah namanya juga bakso*.

img_20160723_111822-medium

Satu porsi bakso dengan tahu *tahunya aku kasih T hehe*

img_20160723_111933-medium

Closer

Terdapat dua jenis bakso di sini. Bakso telur dan bakso biasa. Aku sendiri seperti biasa, cuma mesen bakso biasa. Gak bisa makan bakso telur, apalagi bakso keju.

Lalu, apa specialnya Bakso Selera ndah?

Semuanya pas! Kenyalnya bakso, rasa kuahnya, porsinya, dan bahkan soun-nya enak. Aku heran bisa begitu. Aku suka sama kenyalnya bakso Selera, tapi aku sadar kuah bakso Selera lebih enak dibanding bakso-bakso sebelumnya. Gurihnya gak cuma gurih mecin. Ada rasanya. Ditambah lagi kenyal bakso-nya pas. Aku sukaa.

Kalian harus cobaaaa bakso Selera. Mie ayam di sini juga enaaak. Enak bingit. Pokoknya yang dijual di sini semuanya enak. Aku doyan. Aku beneran rekomendasiin Bakso Selera bila kalian perdana ingin kulineran di Duren Sawit 🙂

Alamat :

Jl. Balai Rakyat No.15, RT.4/RW.1, Pd. Bambu, Duren Sawit, DKI Jakarta, 13430

Patokannya apartemen Casablanca East Residence. Gak jauh dari sana, ada gang (kaya di foto), kalian belok aja. Sekitar 300 m dari gang ada warung bakso enak ini.

img_20160723_113551-medium

Jam Operasional dan Daftar Harga :

Jam Operasional : 09.00-20.00

Daftar Harga :

img_20160723_113431-medium

Murah kaan?

Catatan Penulis :

Gaes, Alhamdulillah akhirnyaa aku menyelesaikan pos ini :”’). Tadinya aku udah hopeless banget untuk menyelesaikan pos ini setelah pos ini kepotong isinya secara gak sengaja. Alhamdulillaah aku masih memiliki mood untuk ‘gak lari’ dan menyelesaikan ini. So sorry kalo isinya kurang bagus. Aku beneran mencoba mengumpulkan mood untuk menulis, tapi apa daya…. Cuma segini mood yang bisa aku kumpulkaan. So, selamat menikmati posku selanjutnya 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s