Kuliner Duren Sawit (2) : Makan Asik dan Cantik di Finger n Chick

[Culinary Review] Halo gaes. Kembali lagi dengan aku di kuliner Duren Sawit. Untuk edisi kedua, aku ingin membahas tentang salah satu kafe yang ada di Duren Sawit yaitu Finger n Chick. Selain karena berhasil mengunjungi kafe ini, alasanku untuk membahasnya di Between Sweet and Sour adalah karena aku suka banget dengan apa yang dijual Finger n Chick which is AYAM!

Ingin tau seperti apa salah satu raising star di Duren Sawit ini? Keep reading ya :*

Sejak aku menatap Finger n Chick pertama kali, aku sadar sudah ada chemistry di antara kita. Embel-embel kata ‘Chick’ di restoran ini adalah daya tarik utama untukku. Feelingku mengatakan bahwa restoran ini menyajikan ayam ‘kekinian’. Apa itu ayam kekinian?

Ayam kekinian adalah ayam yang dipotong kecil-kecil, kemudian digoreng dengan tepung, dan diberi bumbu macem-macem atau dicelupkan ke dalam berbagai jenis saos. Ayam jenis ini dipelopori oleh Ayam Bounchon yang sudah berganti nama Chick n Roll dan hingga namanya berubah, aku tetap belum pernah mencobanya sama sekali.

Pertama kali aku mencicipi ayam kekinian yaitu fire wings richeese factory yang level 1. Meskipun, menurutku, pedesnya sampe ke ubun-ubun dan tidak membuat cacing di perutku berhenti marawisan, aku tetap suka sama jenis ayam model gini. Setidaknya ayam jenis ini dapat mengusir kebosananku terhadap fried chicken standard di Indonesia.

Aku sudah berwacana bahwa selain aku akan mencari Aglio Olio terenak di Indonesia, aku akan mencari restoran yang menyajikan ayam kekinian terenak di Indonesia. Beruntung Duren Sawit memiliki Finger n Chick sebagai start awal journey-ku. Okay Let’s see this beauty

Interior

IMG_20160717_141340 (Custom)

Maaf yak miring ^^v

IMG_20160717_131138 (Custom)

IMG_20160717_131431 (Custom)

Nice quotes

Interior di Finger n Chick sangat simpel dengan warna dasar hitam dan dihiasi beberapa wall art. Finger n chick menggunakan lantai kayu dan warna tempat duduk yang dark. Mengingatkanku akan film koboi-koboi jaman dulu. Mungkin awal mula ayam fried chicken dari budaya koboi di Amerika atau memang ayam itu identik dengan koboi. Entahlah.

Walaupun didominasi warna hitam, suasana di Finger n Chick tidak horor. Wajar sih, aku dateng siang hari *minta ditempeleng*. Tapi kalo kalian dateng malam hari, penerangan disini sangat baik sehingga tempat ini jauh dari suasana horor dan mesum. Finger n Chick juga menyediakan photobooth seperti yang bisa kalian liat di bawah. Sayang photobooth ini kurang decent atau layak karena terlalu sempit menurutku. Tapi lumayan lho gaes kalo kalian foto di photobooth itu kemudian mengunggah di IG atau Path dan tag Finger n Chick karena kalian dijanjikan free Dessert.

IMG_20160717_141456 (Custom)

 

Hal paling menarik dari Finger n Chick menurutku adalah sejumlah board game dan majalan yang disediakan sambil menunggu pesanan datang. Sayang aku gak mainin mainan disini karena gak ngeh ada ginian dan dasarnya aku gak bisa main board game termasuk catur huahaha.

IMG_20160717_141345 (Custom)IMG_20160717_141436 (Custom)

What We Ordered

IMG_20160717_133232 (Custom)

All the dishes

Jenis ayam kekinian yang disajikan disini terbagi menjadi 3 kategori yang crispy, crunchy, dan black style. Untuk jenis crispy dan crunchy, ayam dibalut tepung terlebih dahulu kemudian digoreng dan selanjutnya dibumbui bumbu tabur. Bumbu tabur yang disediakan yaitu bumbu balado, pedas, keju, dan chicken BBQ. Tidak ada perbedaan signifikan dari keduanya, hanya di tekstur tepung yang digunakan. Menu yang terlihat berbeda dari kedua jenis ini adalah ayam black style.

Perbedaan black style dengan kedua jenis lainnya adalah black style chicken disini konsepnya mirip dengan ayam Bonchon atau Fire Wings Richeese Factory, yaitu ayamnya dicelupi natau di dip ke sejenis saos aneka rasa dan bukan menggunakan bumbu tabur seperti jenis crunchy dan crispy.

Setelah memilih jenis ayam, kalian bisa memilih rasa untuk ayam kalian. Kalian juga bisa menambah kentang dan topping yang kalian suka seperti sosis atau jamur. Tentu dengan merogoh kocek lagi hehe.

Size ayam disini juga terbagi menjadi 2 yaitu yang hanya 2 size atau yang 4 size. Obviously lebih banyak lebih mahal. Waktu aku kesini, T memesan yang 4 ayam dengan kentang dan dikasih topping sosis. Oh iya setiap menu disajikan dengan dua saos yaitu saos keju dan saos sambal.

IMG_20160717_133420 (Custom)

Crispy Boneless : Rp 25.000 + Kentang dengan toping sosis Rp 10.000

Waktu aku kesini, aku memesan paket B yang terdiri dari crispy boneless cheese, black wings korean honey, kentang, sausage, dan es teh manis ala jawa. Gak puas dengan paket B, aku memesan wings crispy boneless yang size small karena im so mad at chicken!

IMG_20160717_133305 (Custom)

Paket B : Rp 35.000

Gambar memang selalu lebih besar dari kenyataan. Itu adalah hal pertama yang popped up di pikiranku ketika melihat potongan ayam yang tersaji di hadapanku. Kecil banget. Mungkin itu satu ayam negeri dipotong jadi 20 bagian. Ya gak nyalahin si karena nama restoran ini Finger n Chick which means that the chicken will be like a ‘finger’ in portion. Ukuran ayamnya bukan per bagian besar seperti ayam di restoran khusus ayam goreng seperti aroma Bogor. Beruntung ada kentang yang berperan jadi pelipur lara.

IMG_20160717_133450 (Custom)

Aku akan bahas dari crispy boneless-nya dulu ya. Bicara soal rasa, menurutku rasanya lumayan enak dan beneran ayam kekinian. At least ini bukan chicken karage fiesta atau so good yang digoreng ulang dan dikasi bumbu tabur. Ini beneran homemade ayam kekinian.

Sayang kurang crunchy ayamnya dan tepungnya agak kebanyakan jadinya pas udah dingin, agak lembek gitu tepungnya. Tim RnD-nya harus bereksperimen lagi dengan komposisi tepungnya aku rasa. Ya aku gak nyaranin mereka menggunakan pati yang dimodifikasi aneh-aneh, tapi lebih ke arah mengetahui perbandingan tepung yang cocok.

Variasi bumbu ayam jenis crispy dan crunchy ini juga ‘biasa’ banget dan kuantitasnya kurang. Seharusnya Finger n Chick bisa eksperimen dengan cajun, lemon, thai sauce atau rasa kekinian. Kalo pun belum bisa eksperimen, saranku ya dibanyakin aja bumbunya. Di shake well gitu loh. Biar main berasa. Itu aja si menurutku kekurangannya.

IMG_20160717_133454 (Custom)

 

Move to black style chicken. Tidak ada yang salah dengan ayam ini. Empuk, gak terlalu banyak tepungnya, ayamnya gak mentah, dan well-roasted. Sayang flavor yang disediakan dari paket B adalah korean honey, jadinya ini terlalu manis menurutku. Aku gak nyicipin yang rasa lain sih, tapi aku yakin saos rasa lain seperti blackpepper atau yang lain akan lebih moderat manisnya dibanding yang ini.

IMG_20160717_135314 (Custom)

Wings Crunchy 2 size : Rp 14.000

Menu lain yang aku pesan adalah crispy wings dengan bumbu tabur balado kalo gak salah. Ini lumayan enak gaes, tapi ya itu dia kekurangannya. Kurang crispy dan terlalu banyak tepung juga bumbu yang digunakan biasa aja. Selain bumbu yang digunain biasa aja, bumbunya kurang banyak. Maaf ya aku kritik, ini untuk kebaikan kamu kok Finger n Chick.

Conclusion

Menurutku Finger n Chick itu worth kok untuk dikunjungi jika kalian ingin makan finger food alias makanan ringan. Harganya gak terlalu mahal, tempatnya nyaman, dan rasa ayamnya lumayan enak. Aku si mau untuk datang lagi kesini karena aku doyaan banget sama ayam kekinian. Tapi aku bakal bilang sama abangnya untuk banyakin bumbu biar berasa.

Yang aku rekomendasiin dari Finger n Chick adalah ayam black style-nya karena bener-bener berasa bumbunya dan berhubung dia gak menggunakan tepung kaya model crunchy atau crispy, saat dingin dia gak jadi lembek-lembek gitu. Masih sama kondisinya kaya saat disajikan.

Semisal kalian ingin makan berat disini, kalian bisa pilih ayam yang 4 size dengan nasi. Semisal kalian hanya ingin icip-icip, bisa coba yang isi 2 aja. Kalo mau gak mau rugi kaya aku dan nyobain semuanya, bisa pesen yang menu paket + tambah yang isi 2 ayam. The choice is yours buddy hehe.

Location

IMG_20160717_130446 (Custom)

Jl. Raden Inten 2, Klender, Jakarta

Daftar Menu dan Jam Operasional

Menu : https://www.zomato.com/jakarta/finger-chicks-klender/menu
Jam Operasional : 11.00-24.00

Gimana? Mau mampir kesini gak? See you on next post ya hehe.

IMG_20160717_141547 (Custom)

Mau aku kasi OOTD lagi gaak? Komen komen :*

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s