Memadukan Niat dan Latihan dalam Memasak

[My Interests] Assalmmualaikum wr.wb gaes. Sebelum menjelaskan apapun, i ‘d like to say Happy Birthday to My Mom. Yesterday was my mom birthday. Wish i could marry before she’s getting too old. Yaah 2-3 tahun lagi deh *ini doa apa ngode -_-* Wish God always takes care of your health, happiness, and your pray. Aamiin. So happy happy that i finally could celebrate her birthday here after going running 60 km away from home for 5 years -_-”

Oke dengan genapnya umur ibuku yang ke *2 tahun, aku ingin menulis pos ini yang sama sekali gak ditunjukkan untuk merayakan ultah ibuku haha. Pos ini adalah salah satu bentuk jawaban atas wacana-wacanaku wkwkwk. Aku pernah bilang kalo salah satu syarat untuk menikah adalah bisa masak kan? Nah berhubung tanggal pernikahanku belum ditentukan wkwkwk, aku ingin mengisi hari-hari sebelum aku resmi menyandang gelar Mrs.xxx dengan belajar masak. Yaa siapa tau selesai training diri sendiri skill ku bisa kaya julia child atau engga martha stewart atau engga laura vitale hahaha #kebanyakanngayal #udahcuekinaja. Yuk dikepo rencanaku :3

Memasak emang susah, tapi kalian harus percaya bahwa everyone can cook. The matter is their effort to cook. Memasak itu gak seperti menggambar dimana you really need extra imagination. Memasak itu butuh niat dan latihan. Trust me. Dua poin utama yang aku percaya adalah kalo kalian ingin bisa memasak, kalian harus niat dan latihan. Jangan berfikir bahwa hanya orang tertentu yang bisa masak. No, everyone can cook. Oke maybe ada beberapa orang yang gifted dalam skill memasak seperti ibuku yang ibaratnya dia ceplok telor aja rasanya enak, tapi ibuku sekalipun latihan bertahun-tahun untuk memasak. She had trained herself years by helping my grandma years ago. Jadi, relax and believe that you could cook. The matter is how hard you train your dragon self.

Sebelum aku jelaskan tentang beberapa teknis strategiku untuk bisa memasak, aku ingin memberikan general tips for us. Tips ini rata-rata dari ibuku si dan beberapa udah pernah aku tulis disini but lemme just add another ya gaes.

1. Pastikan mood kalian lagi baik ketika memasak. Mom said that your cooking determined your mood. Kalo lagi rungsing atau lagi kesel, lebih baik jangan. Takutnya you will end up making a mess, not a food wkwkwk.
2. Tau kira-kira. Lebih baik ‘kurang’ daripada ‘lebih’. Aku merujuk ini untuk takaran garam dan bumbu ya gaes. Jadi biasakan kalian kira-kira kalo naroin garem atau apapun. Jangan kebawa emosi. Kata ibuku sedikit-sedikit aja karena biasanya makanan udah punya rasa asinnya sendiri terutama telur, daging, dan santan. Harus ati-ati kalo kalian mau masak bahan-bahan itu. Semisal kurang, nanti juga bisa ditambahin. Kalo kelebihan justru itu yang bahaya haha.
3. Jangan nyerah, keep doing, keep persevering, keep your faith deh haha. Aku udah pernah sering gagal dalam masak, but i devote my self into cooking world. I feel like i have to become a good chef for my family hehe. So, jangan nyerah. Kalo mau nyerah inget aja kata-kataku kalo “Everyone can cook”!
4. Sering-sering latihan. Latihan ini diperlukan biar tangan kalian terbiasa dalam memasak, terutama dalam berhadapan dengan Garam. Garam itu kaya wanita gaes, susah ditebaaak. Kalo kebanyakan dia asinnn, kalo kurang makanan jadi adem. Makanya harus pedekate dulu sama garem. Kalian juga harus at leats bisa menguasai skill dasar dalam memasak misal merebus, menggoreng, dan mengukus. Yaa iseng-iseng aja ke dapur megang sodet terus gerakkin tangan kalian sendiri hahaha. Siapa tau tangannya jadi kurus (?)

Basic rules udah, now let’s see my strategies

1. Mencari ‘panutan’ untuk memasak

Panutan yang aku maksud adalah chef-chef yang dengan mudah aku temukan di internet, (youtube maupun blog) dan toko buku. Aku rekomendasin Laura Vitale sama Martha Stewart untuk luar negeri karena i only know them wkwkwk. But they’re gorgeous and awesome so they’re my cooking guru. Cocok untuk western food yang gampang-gampang dan ala-ala cafe gitu hehe. Untuk dalam negeri my cooking guru itu ada diah didi dan just try and taste (blogger), tim kokiku tv (youtube), Sisca soewitomo (living legend), dan ibuku ahaha. Panutan diperlukan untuk latest recipes of course, tips-tips yang asik, dan konsistensi resep. Aku menyediakan beberapa pilihan juga supaya pengetahuanku lebih banyak aja dan resepnya variatif. Beli buku resep-resep juga menjadi opsi-ku untuk menambah variasi di resep masakan hoho. Intinya, you have to explore more juga. Siapa tau kalian bisa buat resep sendiri 😀

IMG_20160616_215528 (Custom)

Untuk ibu-ibu rumah tangga cocok banget

IMG_20160616_215513 (Custom)

Beberapa buku resepku hehe

Berhubung 1/3 hari-hari ku aku habiskan di depan layar handphone, aku juga memutuskan untuk mencari-cari aplikasi yang bisa mendukung niat suciku ini (ecieee) hahaha. Kebetulan aku prefer aplikasi si gaes instead of browsing on internet. Lebih simpel dan enak. That’s why aku mendonlot hampir semua aplikasi market place di Indonesia.

Aku berharap ada aplikasi yang bisa aku gunain untuk variasi resep masakan indonesia dan obviously berbahasa indonesia. Dulu, aku sempet donlot aplikasi masak, tapi bahasa inggris dan masakan western -_- Yaa berhubung untuk western aku udah memercayai resep-resep laura vitale sama martha stewart, jadi aplikasinya aku uninstall *bilang aja gak bisa bahasa inggris ndah ekeke*. Nah, surprisingly ternyata ada aplikasi untuk mendukung niat belajar masakku ini, yaitu Resep Koki. Aplikasi besutan Dermawan Makmur dan saudaranya, Setiawan Makmur ini langsung memikatku. Selain dalam bentuk aplikasi, Resep Koki juga berbentuk website gaes. Aku jelasin tentang aplikasinya dulu kali yak karena aku seneeng banget ada aplikasi ini haha. Lihat dulu kali ya GUI aplikasnya

ResepKoki Apps 1

ResepKoki Apps 2

ResepKoki Apps 3

So itu adalah GUI-nya. I really love the GUI. Dengan warna dominan merah dan orange, membuat aku semakin tertarik untuk membuat resep-resep yang disediakan disini. Warna merah dan orange menurut penelitian memang membuat nafsu makan dan minum orang meningkat. No wonder banyak restoran cepat saji di Indonesia memilih warna dominan merah dan oranye. So pilihan warna aplikasi ini menurutku sudah kece hoho.

One thing that popped up on my mind once i downloaded this apps was this app is seriously user friendly gaes. You dont need to sign up or login to use this apps. Jadi gak perlu konfirmasi alamt email or another things. Sehabis donlot, akan langsung muncul beberapa kategori masakan di layar handphone kalian dengan jenis-jenis masakan yang berbeda-beda. Seperti di bawah ini gaes.

ResepKoki Apps 4

Jadi, di tiap kategori akan ada resep-resep masakan yang sesuai dengan jenis kategori yang dipilih. Really simplify the choice. Totalnya, ada sekitar 500 resep masakan nusantara yang sudah teruji disini. Yang paling aku ingin praktekan adalah resep pempek dan aneka soto nusantara. Have i told you gaes that one of my dream is having a Soto restaurant? Sayang Soto Ibu Rahayu sudah mendahului mimpiku -_-

Di side bar aplikasi ini, ada beberapa fitur seperti yang kalian lihat. Fitur yang menarik menurutku adalah fitur ‘favorit’. Fitur ini seperti fitur bookmark gaes. Kalo kalian lagi lihat-lihat resep dan ada resep yang kalian suka, kalian touch aja tanda love di resep itu, seperti gambar di atas. Nanti, semisal niat kalian sudah terkumpul dan setan pembuat wacana sudah pergi, kalian bisa lihat dan praktekan resep apa saja yang sudah kalian favoritkan di opsi ‘Favorit’ pada side bar aplikasi ini. Interesting rite! Asal jangan semua di favorit-in tapi berujung wacana doang yak huahahaha *mengingatkan diri sendiri*. Oh iya aplikasi ini bisa didonlot di Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich dan iOS 8.0 untuk pengguna apple. Selamat mendownload yak.

Untuk website, kalian bisa cek website Resep Koki di resepkoki.id. Selain berisi resep-resep, website ini memiliki fitur forum diskusi yang memungkinkan kita membangun komunitas dimana kita bisa berinteraksi dengan user lain dan get benefits from other members, like cooking tips and knowledge. Website ini juga memiliki toko online yang jual peralatan dapur dan bahan-bahan kue untuk memudahkan kalian kalo semisal kalian ingin langsung mempraktekan resep yang ada di Resep Koki. Seru kaan? Jadi kalo kalian suka browsing, website ini menarik banget untuk dijelajahi lebih lanjut hehe.

2. Having a cooking book!

Cooking book! Nowadays aku lagi suka banget kepoin Cooking Book di pinterest. Ujung-ujungnya aku buat cooking book si gaes, but it is not as good as others made haha. Cooking book itu semacam diary kita selama memasak. Catatan resep, langkah pembuatan, tips-tips, dan evaluasi kita dalam membuat resep ini itu. A kind of diary masak lah intinya.

*pssttt dilarang keras curhat di cooking book kecuali tentang makanan ya gaes hihihi*

Cooking book itu penting menurutku untuk meningkatkan semangat dan gairah kita dalam memasak because cooking book is a kind of DIY book which is decorated very well haha. Kalian bisa berkreasi sesuka hati kalian untuk buku kalian. Ditempel foto abang Bale, misalnya. Selain itu, cooking book membuat kita menulis ulang resep yang udah kita incer jadi ada kemungkinan pemahaman kita terhadap resepnya akan semakin bertambah. Cooking book juga akan membantu kita improve karena ada part evaluasi hasil makanan yang udah dimasak. Aku sendiri udah punya cooking book. Here it is

IMG_20160616_215626 (Custom)IMG_20160616_215641 (Custom)IMG_20160616_215653 (Custom)

Cooking book aku bentuknya seperti ini. Aku buat dengan buku tukang kredit (?) buku apa sih ini nyebutnya? Buku folio haha. Aku pake buku ini karena ukurannya memudahkanku untuk menulis. Secara tulisanku kaya jalanan di nagreg, naik turun kelok kelok. Buku ini aku hias sesuai dengan resep yang mau aku lakuin, jadi tiap resep beda hiasan. Just to improve my mood. Di halaman setelah penjelasan teknis resep, ada bagian evaluasi yang aku gunakan. Modelnya simpel aja kaya di atas. Kalian bisa ko kalo mau coba buat cooking book in a better version of mine wkwkwk. Kalo kalian mau buat yang kaya aku here you need

IMG_20160611_154834 (Custom)

Nambahin quotes untuk masak memasak juga seru ko biar diri kalian terbakar api semangat hehe gadis lebay dasar. Yaa biar ga nyerah aja gaes. Kalo mau nyerah, inget aja suami kalian yang nanti bisa kecantol di rumah cewe lain. Kalo cuma kecantol masakannya. Kalo kecantol yang lain *nakut-nakutin*

641bee551582969e8c0e48bb1e95a8ff

My favorite quotes and most inspirational 🙂

f4ec876d988a0629051db6f7a2bce22d

Sumber : pinterest. I dont own these photos

3. Fokus latihan

Bukan hanya pencarian jodoh yang butuh fokus, latihan dalam memasak juga butuh fokus #ngodeterus. Fokus yang aku katakan disini lebih ke arah fokus pada skill masak yang harus dikuasai seperti mengukus, menggoreng, dan merebus. Kalian sebaiknya membuat timeline skill apa yang ingin kalian kuasai dulu. Kalo aku, aku ingin fokus belajar menggoreng karena aku paling suka gorengan. No wonder wajahku berminyak banget. Haha gak ngaruh sih -_- Aku sangat gagal dalam urusan goreng menggoreng. Kalo gak gosong, belum mateng. Bahkan menggoreng nugget aja menjadi peperangan tersnediri untuk diriku haha. So untuk juni hingga Desember, i really wanna be a pro in frying food hoho.

Untuk latihan, kalian bisa nempel sama ibu atau mbak kalian yang lagi masak. Kalian liatin mereka. Ibuku bilang, ibuku bisa masak karena melihat nenekku masak dan bantu almarhum. Jadi, strateginya begitu gaes. Nempel aja sama chef utama di rumah kalian dan minta tips dan trik. Kalo kalian mau, kalian beli buku ini deh gaes. Aku rekomendasiin. Aku kebetulan mau beli juga :

Sumber : tokopedia

Resep dari primarasa enak-enak gaes. Aku udah insist mau beli buku ini untuk latihan teknik dasar memasak. 3 buku ini kebetulan seri masak untuk pemula. Cocok kan? Hoho

So that is for my post. I hope we could be a good chef for our family. Mom said that i have to be a good chef because she wont live forever.  Yaa jadi aku harus berusaha gaes untuk bisa masak yang enak kaya ibuku. Kalian juga ya hehehe. Mumpung lagi puasa, ayo kita belajar hehe.

Iklan

3 thoughts on “Memadukan Niat dan Latihan dalam Memasak

    • saya setuju mas wanita harus bisa masak. karena gak ada yang menjamin makanan untuk keluarga kita ‘aman’ kecuali kita sendiri. kebetulan saya lulusan teknologi pertanian yang akrab sama masalah foodborne disease haha. foodborne disease sebenernya masalah serius, cuma di indo gak terlalu di ekspos. thats why wanita harus bisa masak, disamping alasan ‘mengamankan suami dari dapur wanita lain’ wkwkwkwkwk.
      salam kenal juga mas. maap” kalo nanti feed-nya diisi random pos dari saya huahahaha

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s