#MalamMingguDenganIbu : Melepas Lapar di Rumah Makan Karimata

[Culinary Review] Halo gaes. Hahaha. Did i smell june now? Hehe Alhamdulilah udah mau juni. Jadi inget apa gitu kalo bulan juni. Kaya ada yang spesial. Tapi apa yah *mau ngode tapi gagal* Anyway, dikit lagi weekend gaes. As usual, aku mau ingetin kalian untuk happy happy sama orang tua yak. Apalagi sebelum puasa. Ajak mereka ya jalan-jalan atau nyekar atau silaturahmi sama keluarga. Kalo kalian milih untuk traktir mereka, i have one good restaurant that you could choose this week, Karimata Resto! Siapin duit dari sekarang yak. Penasaran sama restorannya? Mari di klik ‘more’ :*

Pertama dengar nama ‘Karimata’, yang terbersit di otakku adalah restoran Makassar. Nama itu terkorelasi dengan Makasar di otakku. Kalian setuju? Awal aku tau Karimata dari Hanum. Jadi temen se-fakultasku, which is se-fakultas sama hanum juga adalah anak dari owner Karimata ini. Hanum cerita tentang restoran ini. Persepsiku juga ternyata tetooot.

Restoran ini adalah restoran tradisional sunda-sundaan yang punya menu andalan Ikan Patin Bakar dalam Bambu.

Kata orang-orang yang sudah icipin, mereka tersihir dengan kelezatannya *ini nulis blog apa nulis novel sih haha*. Waktu kesini sayang aku gak icipin. Ibuku gak suka ikan patin dan masih mikirin uang makan sebulan wkwk. Yah berhubung aku anaknya tau diri dan lebih suka mentahnya aja, yaa jadilah aku ngalah untuk mesen yang lain. Kita tengok interior dulu yuk sebelum drooling-drooling liat makanannya

Interior

WP_20151117_13_10_16_Pro (Custom)

WP_20151117_13_08_04_Pro (Custom)WP_20151117_13_07_25_Pro (Custom)WP_20151117_13_06_48_Pro (Custom)

Desain interior Karimata berbeda dengan Cibiuk. Kalo di Cibiuk ada empang kolam di bawah kaki, kalo disini hanya ada lantai dan alas lesehan. Desain resto ini adalah minimalis dengan sentuhan kayu-kayu di beberapa sudut untuk menambah kesan tradisional di ruangan. Haha udah sejago Ridwan Kamil belom?

Yang aku suka, Karimata menggunakan banyak kaca sehingga menambah kesan luas pada ruangan. I like it. Memberiku inspirasi untuk desain rumah dengan memanfaatkan banyak kaca. Selain tempat duduk, disini juga disediakan tempat untuk lesehan. Oh iya Karimata juga memiliki spot unik yang ehem ehem lagi-lagi ‘Instagramable’ menurutku. Yaah tapi sayang berjuta kali sayang kalian gak bisa menemukan fotoku. Adanya foto beneraaan candid abangku yang setengah mangap wkwkwk. Kalo udah penasaran banget sama mukaku, kepoin pos-pos aku yak. Ada ko 1-2 foto mah cuma sama si mas. Jangan patah hati yakk #eaaaa #sokpopuler

WP_20151117_13_10_56_Pro (Custom)

Lucu sih menurutku foto disini. Sayang abangku gak mau fotoin aku -_-

What We Ordered

WP_20151117_12_47_05_Pro (Custom)

Kalo kalian makan sama aku, ayahku, dan ibuku, makanan yang jarang absen dipesen adalah gurame bakar. We (yes including me), really love grilled Gurame. Nothing wrong with that dish. Rasanya (biasanya) (selalu) enak dengan bumbu yang gak terlalu berlebihan. Dagingnya cocok buat orang tua yang jumlah giginya sudah tereduksi secara alami.  Lebih sehat karena tidak ada penambahan 50 kalori dar Sawit. Jadilah biarpun seporsinya mehong, kita tetep pesen dan konsumsi. Guess what, Karimata was beyond expectation. Rasanya enaaaaaaaaaaaak deh meskipun letak Karimata gak di daerah pedesaan *apaan sih ndah*. Aku demen banget sama guramenya. Ayah ibuku juga setuju gurame disini enak. Bumbunya berasa banget menurutku hehe. Ayah ibuku juga memberikan judgment bahwa gurame disini lebih enak dibanding gurame *censored*. Kalian kalo kesini pesen Gurame Bakar yak. Okeeh. Jangan lupa. Dijamin kalian gak bisa ngelupain aku Karimata.

WP_20151117_12_48_35_Pro (Custom)

Untuk udang bakar madunya enak gaes. Madunya berasa. Tapi sayang kurang pedes. Kalo ajaa dia dibuat pedes mungkin instead of Gurame, I will put this dish umber one. Udang Bakar Madu terenak tetap dipegang oleh salah satu restoran sunda-sundaan di Kampus UI Depok. Huh sayang aku belum nyobain, baru dikompor-komporin sama ibuku terus-terusan. FYI, ibuku itu hobi comparing things including food. No wonder aku hafal makanan apa aja yang menurut doi enak meskipun aku belum pernah coba. Maklum, taste buds ibuku a bit gifted. She has a good taste in food. Tinggal tunggu waktu aja aku berhasil ngedipin ibuku sama abangku buat traktir aku lagi ehehe *ciri-ciri pengangguran*

WP_20151117_12_44_48_Pro (Custom)

Oke menu lain yang biasanya hadir di meja kita kalo kita lagi excess money dan makan di luar adalah karedok. We reallly love this kinda salad things. Mungkin karena basicnya ayahku keturunan 56/78 sunda jadi ayahku hobi bet makan sayuran mentah dengan proses olah minimal kaya lalap, karedok, dan gado-gado. Sawi juga bisa kali ayahku makan mentah.  Ayahku bahkan bisa makan nasi gak pake apa-apa.Such a raw food lover wkwk. Untuk rasa, yaa rasanya enak. Aku rekomendasiin karedoknya. Tapi kalo boleh compared, restoran yang minggu lalu aku ulas, did better hehe.

WP_20151117_12_40_03_Pro (Custom)

Es kelapa adalah favoritku. Biasanya sih abis aku pesen es kelapa, anggota keluarga yang lain pasti langsung terinspirasi buat order menu itu juga haha. Kenapa aku suka es kelapa? Karena segeeer banget menurutku. Enaak dan gak neko-neko. Simple aja rasanya. Makanya aku kurang suka kalo es kelapa diisi sirup macem-macem atau buah macem-macem. Let it be simple with sugar and ice. Es kelapa naturenya itu ya simple dan khusus untuk melegakan dahaga. Untuk rasa, es kelapa juga biasanya universal. Pesen ini gaes kalo kesini hehe.

How to Get here

Lokasi : Taman Anggrek, Jalan Raya Taman Mini, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Restoran ini letaknya deket banget dari exit tol taman mini. Jadi kalian kalo mau kesini, pilih exit tol di TMII, terus ambil kanan, jangan yang ke arah asrama haji atau kampung dukuh. Lalu di lampu merah ambil kanan lagi. Letaknya gak jauh dari lampu merah. Dekat sama taman anggrek.

Restoran ini juga punya cabang di dekat exit tol Sentul Selatan

Daftar Harga dan Jam Buka

Daftra Harga : Bisa cek disini

Jam Operasional : 10.30-21.30

Kalo kesini jangan ambil saat lunch time aku saranin.Rame hehe. Takut harus waiting list dulu haha.

WP_20151117_13_11_17_Pro (Custom)

Parkirannya penuh kan?

Habis dari Karimata, kita solat zuhur di At-Tin. Nah kalian bisa tu ajak orang tua kalian kesini juga gaes. At-Tin termasuk masjid spesial untukku. Selain karena nama belakangku sama kaya nama salah satu anak keluarga cendana *hahaha siapa eluuu*, desain interior dan eksterior  At-Tin baguus. Mirip kaya mesjid Al-Hurriyah, mesjid kampusku yang katanya mesjid kampus terbesar di Indonesia hahaha. Unik aja gaes soalnya segitiga gitu. Aku seneng liat mesjid bentuk segitiga.  Masjid At-Tin sebenernya mesjid yang punya hubungan khusus dengan si mas. Wkwkwk si mas dulu suka ngaji, iktikaf, dan solat disini bareng temen-temennya. Hemm aku kepikiran, apa aku nikah disini aja? Siapa tau dapet diskon gegara nama belakang sama hehe dan buat si mas nostalgia ehehe

Ada gak ndah fotonya?

Adaaa doong. Sejak aku menjadi penulis di Between Sweet and Sour, mengambil gambar menjadi rutinitasku setiap pergi kemana-mana. Hampir di semua tempat aku fotoin. Bahkan aku foto toilet At-Tin. Sayang dihapus abangku karena itu sama sekali gak penting hahaha. Ibuku juga complain tentang kelakuanku. Kata ibuku, ati-ati ndah entar yang kefoto yang lain lho *tiba-tiba merinding*

WP_20151117_13_22_03_Pro (Custom)

Ayah, Ibu, dan Kakakku

WP_20151117_13_22_46_Pro (Custom)WP_20151117_13_44_23_Pro (Custom)WP_20151117_13_21_57_Pro (Custom)

Ya kan bentuknya segitiga geometris gitu? Bagus gaes haha. Aku sukaaaa solat di mesjid bagus karena biasanya bersih. As i said, aku itu phobia tempat kotor haha. Orang tuaku untungnya suka solat di mesjid yang gede dan bagus juga, jadi kita gak suka debat untuk solat dimana. Biasanya aku selalu memberikan ide duluan untuk cari mesjid yang enak dan bagus. Alhamdulillah aku tinggal di Indonesia yang ngelirik sedikit, ada mesjid. Aku mauuu banget one day keliling timur tengah untuk solat di iconic mosquenya *kecuali ke negara yang ada ISIS nya*. Apalagi ke mesjid-mesjid di Turki. Once in my life, i have to visit Turkey. You have to gaes.  Negara itu kombinasi sempurna antara alam dan peradaban menurutku. Haha padahal sejujurnya aku cuma terinspirasi bulan madu Dude sama Alyssa #simpleminded. Terakhir, aku kasih liat interior dan tempat wudhunya

WP_20151117_13_30_30_Pro (Custom)WP_20151117_13_30_44_Pro (Custom)

Terakhir aku mau kasih liat tempat wudhunya

WP_20151117_13_23_53_Pro (Custom)

Besar dan bersih kan?

Udah dulu yaak review hari ini. Aku mau ngurusin SKL ehehe. Alhamdulillaaaaah aku sedikiiit lagi resmi jadi alumni salah satu institusi pertanian di Dramaga Bogor hehe. Ingeet jalan-jalan sama ibu weekend ini yaak dan solat sekalian di At-Tin 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s