#MalamMingguDenganIbu : Santap Santai di Restoran Cibiuk

[Rekomendasi Restoran] Halo gaes. Selamat Malam Minggu. Berhubung aku ingin berhenti jadi penebar wacana, aku akan mulai mengisi hashtag ini dengan hal-hal yang aku janjikan. Untuk memulai, aku memutuskan dengan rekomendasi restoran yang baru beberapa minggu lalu aku kunjungi, Cibiuk Resto di daerah Limbangan Jawa Barat. Penasaran? Monggo dicek gaes 🙂

Salah satu keinginanku yang mengendap di dasar hati (baca : mupeng) setiap mudik 340 km dari jakarta adalah bisa makan di restoran-restoran tradisional dengan konsep restoran kedesa-desaan di sepanjang jalan lingkar selatan. Apaa ya sebutan untuk restoran jenis ini? Yaa intinya restoran tradisional lesehan dengan kolam-kolam ikan dan pemandangan ajib. Jalanan lingkar selatan Jawa Barat adalah sumber dari restoran ini. Biasanya aku cuma ngeliatin doang dari mobil dan wondering what does it feel like to eat there? Alhamdulillah tahun ini aku bisa kesampean makan di restoran jenis ini. Entah angin darimana ayahku tetiba mlih istirahat disiini. Biasanya cuma di Sari Rasa atau pom bensin atau peristirahatan pinggir tol hahaha. Liputan Sari Rasa di pos lain yak.

Restoran jenis ini adalah restoran yang tepat untuk mengajak ayah ibu kalian malam mingguan. Restoran dengan suasana tradisional, makanan khas sunda, adalah kesukaan hampir semua orang tua di Indonesia kurasa *lebay amat*. Kerasa jauh banget yak di Limbangan. Yaa itung-itung ke restoran sambil nikmatin udara Limbangan yang seger. Sekalian mampir ke Garut juga bisa haha. Cibiuk juga punya cabang kok di Jakarta, tapi pemandangannya gak sekeren disini kurasa. Let’s check it out.

Interior

Seperti tipikal restoran tradisional harga mencekik mahasiswa, restoran ini memiliki tempat duduk lesehan di saung-saung yang berada di atas kolam dan di kursi. Tentu yang lesehan menjadi favorit karena pemandangan dan sensasi yang ditawarkan jauh lebih menarik. Aku sendiri terpukau dengan interior designnya. Maaf yak kalo norak haha ^^v

IMG_20160509_114739IMG_20160509_111856IMG_20160509_111153IMG_20160509_111122IMG_20160509_111015IMG_20160509_114747IMG_20160509_111235IMG_20160509_111303IMG_20160509_110456

Aku gak bisa ngebayangin ramainya Cibiuk kalo lagi mudik atau long weekend kaya beberapa minggu lalu. Berhubung dateng kesini pas hari Senin, Alhamdulillah bisa sepiii banget dan puas untuk foto-foto hehe. Tambahan ni gaes, pemandangan yang ada disana.

IMG_20160509_111224IMG_20160509_111128

Bagus kaan? Haha aku tau aku norak. Tapi aku emang seneng. Aku suka enjoying the scenery here. Rasanya mau nikah disini *Terus ajaaa ndaaaah* haha. Kalian mau liat apa yang bikin aku excited selain pemandangan ini? Haha nih dia

IMG_20160509_114419IMG_20160509_114404

Ada ikaaan di bawah kakiku. Lucu deh. Cibiuk juga menyediakan pakan ikan kalo kalian mau dan bawa anak. Biasanya anak-anak suka kasih pakan untuk ikan. Aku aja yang udah gede mau. Sayang gak dibolehin sama ibuku haha. Jadinya aku kasih serpihan-serpihan makanan yang ada ehehe. Niatnya sih aku mau foto ala-ala instagram yang ada kaki terus bawahnya ikan, yang ada ikannya kabur. Nyium bau kaki aku kali yak 😐 haha. Sekarang, let’s see apa yang aku pesen

Menu that We Ordered

Menu yang disajikan Cibiuk adalah menu standar ala-ala sunda. Ikan gurame bakar dan goreng, cumi goreng tepung, ayam kampung goreng dan bakar, karedok, dan sayur lain. Yang spesial dan diklaim andalan Cibiuk adalah sambal spesial Cibiuk. Well before the review, berikut foto-fotonya

IMG_20160509_112029

Kedua orang tuaku memesan ayam kampung bakar. Untuk rasa, kurang bumbu sedikit. Mungkin kalo dikasih spiced lebih banyak, terutama garam, rasanya bisa lebih nampol. Kelebihannya adalah ayamnya empuk jadi memudahkan ayah ibuku dalam mengonsumsinya. Selain ayam, ayah ibuku juga pesen karedok.

Untuk karedok, TOP MARKOTOP.

Enaaak ehehe. Pedes, seger, kacangnya berasa, sayurnya seger. It was the best dish that time menurutku. Enak enak ehehe.

Lalu bagaimana sambal khas Cibiuknya? Menurutku sambalnya enak, tapi ya udah. Gak terlalu spesial. I’d prefer Karedoknya. Wajib parah dicobain kalo kesini hehe. Selain itu, ibuku juga memesan tempe medoan. Sayang, rasanya masih jauh dari mendoan di Jawa, terutama mendoan di hotel tempatku menginap waktu di Jogja. Tempenya lebih berasa kaya tempe kemul, bukan mendoan. Harus belajar lagi kayanya Cibiuk dari orang Banyumas-an hehe.

Aku sendiri waktu itu memesan cumi goreng tepung. Dibanding Cumi goreng tepung disini, cumi goreng tepung ini did it better. Coba ditambah merica sedikit lagi. Aku bakal admit cumi goreng tepungnya  enak banget haha. Kurang spiced dikitt lagi. Padahal empuk dan gak keras hehe.

IMG_20160509_112044

Untuk minuman, kita pesen es kelapa muda. Kelapanya agak tua, jadi sedikit keras. Kelapanya dikasih sirup cocopandan, jadi sejujurnya aku kurang suka. Aku lebih suka rasa asli sirup gula asli tanpa tambahan sirup apapun. Kalian bisa order menu lain menurutku. Jus a better choice i thought.

IMG_20160509_111919

How to Get Here

Jalan Raya Limbangan KM 6.

Kalian keluar tol Cileunyi –> Ambil arah Tasikmalaya –> Lurus aja lewatin Rancaekek, Nagrek –> Udah dari pertigaan cagak Nagrek, kalian pay attention. Gak terlalu jauh dari sana. Letaknya sebelum pasar Limbangan kalo dari Jakarta

Daftar Harga dan Jam operasional

IMG_20160509_110734

Untuk harga yang ditawarkan, lebih affordable dibanding beberapa restoran model tradisional yang pernah aku coba. Aku suka secara keseluruhan dengan makanan disini. Enak kok gaes. Apalagi karedoknya. Oh i really liked it. Waktu aku kesana, total billnya 170 ribu sudah termasuk pajak. Menurutku worth ko gaes hehe. Kalian kalkulasi yak kalo mau makan kesini.

Jam operasional : Setiap hari jam 10.00-22.00 WIB

Jadi, ini adalah pos pertamaku menyangkut #MalamMingguDenganIbu. Aku harap ini bisa memberikan kalian rekomendasi tempat untuk membawa ibu dan ayah kalian malem mingguan. Aku seneng banget kalo kalian bisa menghabiskan malem minggu dengan orang tua kalian.

Aku tau kalo kalian punya pacar, mungkin spend time with her/him jauh lebih menyenangkan. Aku juga gak naif, aku seneng bisa spend time sama si mas. Tapi, aku berfikir kalo aku dan si mas jodoh, aku bisa spend more than 5000 nights together. Gak ada salahnya menahan diri untuk fokus menghabiskan waktu dengan orang tua masing-masing hingga kita bisa legal menghabiskan malam bersama. Aku tau kok rasnaya rindu. Tapi aku jauh lebih hafal rasanya sepi. Dan sepi yang dirasakan orang tua jauh jauhhhhh lebih unbearable menurutku *bahasanya haha*. Kalian usahain ya untuk menahan hasrat ingin bertemu dengan pacar masing-masing and instead, you choose to spend time with your parents.

Kalo kalian wanita, kasih waktu untuk pacar kalian menemani orang tuanya. Serius deh girls, laki-laki yang suka menemani orang tuanya, yang mendahulukan kepentingan keluarganya, adalah laki-laki yang pantas untuk dinikahi. Yaah kalo kalian rindu kangen-kangen, tahan yak. Sebulan sekali aja pacalannya hehe. Sisanya, biarkan laki-laki kalian, menghabiskan waktu dengan keluarganya. Kalo perlu kalian suruh. Insyaalloh, kalo jodoh gak kemana. Kalo pun gak jodoh, Alloh pasti memberikan yang terbaik *mama indah is speaking now*.

Dari semua tipe laki-laki, aku paling respect sama laki-laki yang ringan kakinya untuk jalan-jalan sama orang tuanya. Untuk menghabiskan waktu dengan orang tuanya. Untuk memberikan waktu kepada adik-adiknya. Intinya, laki-laki yang amat mementingkan keluarganya 🙂 If you find him, marry him!

See ya 🙂

Iklan

3 thoughts on “#MalamMingguDenganIbu : Santap Santai di Restoran Cibiuk

  1. Ping-balik: #MalamMingguDenganIbu [Review Restoran] : Melepas Lapar di Rumah Makan Karimata | Between Sweet and Sour

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s