Plesiran Indah ke Yogya (8) : Review Akomodasi Selama di Yogya

[Accomodation Review] Halo! So here we are now. Setelah liburan berakhir, maka pos tentang plesiran ke jogja bulan Februari pun menemui akhirnya. Secara resmi kukatakan ini adalah penutup posku di Jogja. Tapi aku pastikan bahwa aku akan kembali menemui jogja, bila semesta sepakat untuk berkonspirasi dan membantuku hehe. Kalau tiba saatnya aku kembali ke kota itu, maka series posnya adalah โ€œKembaliku di Jogjaโ€ ehehe. Maaf aku banyak ngayal. Letโ€™s check this out yaa ๐Ÿ˜€

1. Hotel Jentra Dagen

Selama 3 malam di Jogja, aku menginap di Hotel Jentra Dagen. Sebelum membahas tentang hotel ini, aku berikan alasan mengapa aku memilih hotel ini.

Apa pertimbangan seorang Indah Hardiyanti dan Ibunya memilih hotel ini? Pertama, hotel ini dekat dengan Stasiun Tugu. Waktu aku ke Jogja, aku naik kereta dan stasiun tujuan adalah stasiun Tugu so the best hotel ya yang deket stasiun Tugu. Waktu itu dilemma karena ada beberapa pilihan mulai dari hotel Neo Malioboro, Whiz Hotel, hotel Kristina dan hotel lain di sekitar jalan Dagen sama Sostroโ€ฆ(aku lupa nama jalannya. Jalan yang samping jalan Dagen intinya). Ssst sejujurnya ada hotel Inna Garuda si sama Abdi hotel yang plek-plek an depan stasiun Tugu, cuma haha mahal bok! Bisa-bisa puasa nabi Daud di Jogja #lebay. Jadinya aku dan ibuku beralih ke yang lebih murah dan di Jalan Dagen adalah tempat berkumpulnya hotel-hotel pilihan kita. Setelah cek Traveloka, dapet lah Hotel termurah dengan fasilitas lumayan banget di Jentra Dagen. Waktu itu aku bisa dapet 3 malam 860 ribu untuk kamar Superior. Setelah sampai, aku juga baru ngeh kalo jalan Dagen itu deket sama Malioboro, kaya dari rumahku ke jalan besar. Alhamduliilah deh haha. Lengkaaap.

screenshot_2016-02-21-00-07-39_com.traveloka.android.png

Murah kan ya?

screenshot_2016-02-21-00-15-55_com.android.chrome.png

Fasilitas yang dijanjikan

Yang aku suka pertama dari Jentra Dagen adalah, meskipun aku pergi bertiga, aku gak kena additional fee. Aku gak disuruh pake extra bed. Curhat sedikit, waktu aku lagi searching the cheapest best hotel for us, aku nemu hotel yang murah, sebut saja hotel Melati. Sayang hotel Melati tidak memperbolehkan tamu >2 orang untuk tidur di satu tempat tidur alias harus pake extra bed which is satu malam kena 80 ribu rupiah -_-โ€œ Aku juga sempet deg-degan banget pas di Jentra Dagen. Takut kena charge lagi. Tapi ternyata free! Yeaay. Senang. Untuk membalas kebaikan hotel ini, ibuku memesan tahu dan tempe mendoan + nasi sebagai makan malam hahaha itupun seharga 50 ribu -______-โ€œ

IMG_20160229_165958_HHT (Custom)

Welcome

IMG_20160229_170010 (Custom)

Baguuus kaan?

Hal kedua yang ingin kubahas adalah masalah pelayanan. Pelayanannya ramah. Meskipun ini kali pertama aku check in, tapi mas receptionist ngelayanin dengan pelan-pelan. Waktu KTP ku tenggelam di dalam tas dan entah dimana dia berada, aku diperbolehkan hanya menggunakan fotokopi KTP. Aku juga tidak perlu menunjukkan skrinsyut traveloka. Cukup dengan nyebut nama aja. Intinya, dipermudah. Mas receptionistnya juga ganteng ko, jadi bikin nyaman pas check in *apa hubungannyaaaaaa* Saat makan pagi, saat check out, keramahan pegawai disini juga terlihat. Gak ada yang judes-judes gimanaa gitu melayani 3 orang dewasa dengan pengalaman minim di hotel wkwkwk. Beberapa kali aku gagal membuka pintu dan meminta bantuan petugas hotel dan tetap dilayani dengan sabar. Aku juga gak ngebayangin saat petugas room service dateng ke kamarku. Dia pasti geleng-geleng ngeliat tumpukan sampah yang gak jauh beda kaya di Bantar Gebang haha. Selama di hotel ibuku hobi banget jajan di luar dan membuat tumpukan sampah yang banyak. Ditambah lagi kondisi belanjaan ibuku yang tersebar di lantai. Kereen karena gak ada satu pun yang hilang dan kamar tetap dirapikan. Seprei juga dirapikan dengan baik meskipun kondisi tempat tidur berantakan karena kita tidur bertiga satu tempat tidur wkwkwk.

Sekarang kita bahas hal ketiga, yaitu fasilitas hotel. Bila ditanya dan harus memberikan skor, aku kasih 4 dari 5. Dengan harga segitu, yang dikasih Jentra Dagen melebihi ekspektasiku. Sarapan disini lengkap dan rasanya lumayan enak, kamar bersiiih rapiiii, parkir luas, ada lift, fasilitas yang dijanjikan sesuai termasuk heater yang berfungsi dengan baik, aku juga beruntung mendapatkan view kamar yang bagus.

Terus enapa gak 5/5 ndah?

Jawabannya karena Jentra Dagen memiliki kekurangan di Kamar Mandi. Kamar Mandi sempit, jadi saat ayahku mau mandi, ayahku gak muat di bawah shower. Akibatnya doi kesulitan saat mandi. Kalo kalian bermassa lebih dari 80 kg, kalian pasti akan mengalami kesulitan yang sama kaya ayahku karena luas kamar mandi yang sedikit irasional. Hal lain yang mengurangi kesempurnaan Jentra Dagen adalah saat hujan menerjang, saluran air di kamar mandi jadi terganggu. Akibatnya terdengar suara-suara horror gitu. Ditambah lagi, kotoran sedikit meluap ke lantai kamar mandi. Gak ada binatang-binatang yang mendadak muncul sih gaes, cuma ini rada annoying. Sialnya aku lupa kasih saran untuk Jentra Dagen. Kebetulan aku nginep di lantai bawah, kurasa kalo kalian nginep di lantai 2, kalian bisa terbebas dari hal ini hehe.

Kesimpulannya, aku amat merekomendasikan disini. Dekat stasiun Tugu, dekat Malioboro, harga gak terlalu mahal, parkir luas, nyaman, pelayanan ramah. Cocok pokoknyaaa ๐Ÿ˜€ Oh iya, pesan di Traveloka ya gaes for best deal (gak promosi, tapi aku menemukan Traveloka memberikan penawaran paling asik waktu aku mau booking kamar di hotel ini).

IMG_20160301_171456 (Custom)

Bobo cini yuuk

 

2. Sewa Mobil di Menara Trans Yogya

Aku tau penyewaan mobil ini dari internet. Untuk 2 hari aku kena Rp 1.050.00 sudah all in kecuali uang makan supir dengan mobil avanza yang dua generasi lebih awal dari sekarang. Tidak ada yang mengecewakan dari rental mobil ini kecuali satu hal. Oke aku bahas kelebihannya duluan ya. Kelebihannya adalah on time, tau jalan, ramah, pengetahuannya banyak, gak ngebut, nunjukkin mushola, nunjukkin tempat makan. Kekurangannya adalah mas guide nya gak nganterin kita ke Mirota/Hamzah batik dan sedikit keberatan saat nganterin kita ke Bakpia Kurnia Sari. Aku sejujurnya gak paham si kenapa orang segan nganterin kita ke Mirota. Waktu malam-malam aku naik becak aja tukang becaknya gak mau nganterin. Bilang pemiliknya LGBT lah, bilang apa lah. Yaa itu si yang sedikit mengecewakan. Waktu nganterin ke Bakpia Kurnia Sari di jalan Glagah juga gitu. Masnya bilang jauh banget lah dan rada apa ya kaya kaga klas gitu. Kurang semangat. Yaaa padahal setelah disambangi ga terlalu jauh banget ko. Yaa kan nganterin ke pusat oleh-oleh sudah termasuk dalam paket. Seharusnya si dilayanin dengan baik sampai akhir kan *nangis di pojokan*. Waktu aku ke bakpia kurnia sari memang sudah di akhir hari ke-2 si jadi masnya mungkin mau buru-buru pulang. Overall aku puas dengan Menara Trans Yogya dan mungkin ini jadi pelajaran kalo mau booking harus diceritain dengan detail di awal tentang tempat oleh-oleh yang mau disambangi. Biar enak sama enak.

Aku rekomendasin gaes untuk sewa mobil disini. Berikut info tentang Menara Trans Jogja

MENARA JOGJA TRANS

  • Nama Kontak :Sigit Heri P
  • Nomor Telepon
  • Alamatย Jl. Raya Pantai Goa Cemara KM 2, Demangan RT 01 Gadingsari Sanden Bantul
  • Kodepos :55763
  • Situs Perusahaan

3. Kereta Api Argo Dwipangga vs Fajar Utama

Waktu pergi ibuku memilih menggunakan Argo Dwipangga karena seumur hidupnya belum pernah naik KA eksekutif. Jadilah naik KA ini. KA eksekutif memang meberikan servis nomer satu. Petugas pelayanan selalu siap sedia membantu. Waktu air teh ibuku tumpah dan membasahi lantai kereta *please jangan membayangi kita sebagai dua orang norak ya gaes*padahal iya*, petugasnya langsung sigap mengepel lantai. Wah emang nomer satu untuk pelayanan. Sayang aja gaes tempat duduknya gak enak. Mungkin kereta lama kali ya. Tempat duduknya gak senyaman di fajar utama justru. Terus guncangannya berasa banget. TV yang ada juga gak berfungsi dengan baik. Ntah apa yang rusak. Film yang disetel juga kurang update *banyak maunya*. Yaa ini si kekurangannya. Semoga salah satu petugas KAI membaca blogku dan memberi saran kepada bagian KA eksekutif untuk memperbaiki sarpras ehehe. Info tambahan, mba-mba petugas kereta disini juga cantik-cantik. Kaya pramugari gitu lhoo. Pasti yang laki-laki seneng.

IMG_20160229_132142 (Custom)

Dwipangga. TV nya gak berjalan dengan baik juga gaes.

IMG_20160303_064949_HHT (Custom)

Beyond expectation ๐Ÿ˜€

IMG_20160229_094749 (Custom)

Ibuku. Mukanya selalu panik gaes haha

Untuk pulang, ibuku memilih untuk naik bisnis Fajar Utama karena ibuku masih berfikir tentang uang makan sehari-hari. Jadilah kita tidak menengok harga KA eksekutif untuk pulang. Focus di bisnis aja. Ada pilihan senja sama fajar, Cuma aku memilih fajar utama. Aku gak bisa ngebayangin nyampe Gambir atau Jatinegara jam 3 pagi dengan dua orang tua yang terlalu mudah panic. Dengan diplomasi dan iming-iming, ibuku setuju naik fajar utama. Guess what? Itu kereta baguuuus banget menurutku. Beyond expectation. Yang membuat aku yakin untuk setia sama Mas Fajar adalah doi menyediakan tempat duduk yang jauuh lebih nyaman dari argo dwipangga meskipun tidak bersekat. Guncangan juga lebih moderat. Untuk waktu tempuh mungkin lebih lamakarena stasiun yang disinggahi sedikit lebih banyak. Cuma it is not a big deal for me. Toilet juga bersih dan nyaman. Bila berbicara kekurangan, kekurangan utama adalah tidak ada petugas yang siap melayani kaya di Argo Dwipangga. Petugas dateng sesekali unutk ngambil sampah aja. Meski begitu menrutku servis yang diberikan udah lebih dari cukup dengan harga seratus ribu lebih murah.

Dan berdasarkan penilaianku dan subjektivitasku, pemenang dari pertarungan kereta beda kelas ini adalah Kereta Fajar Utama. Sebagai reward, aku akan mewacanakan untuk rutin pakai kereta itu kalau harus bepergian ke daerah selatan pulau Jawa hehe. Seratus ribu lebih murah dan mendapatkan pelayanan yang oke, why not?

Oh iya gaes sekedar cerita tambahan hehe gapapa kan aku cerita? aku itu suka banget sama stasiun. Stasiun memiliki bagian tersendiri dalam kisahku dan si mas (backsound lagu Won’t Go Home Without You Maroon 5 dimulai). Pertama kali kencan sama si mas, aku ke Cilebut nengokin temenku yang sakit dan pas pulang si mas nungguin aku naik kereta di stasiun Cilebut. 5 tahun lalu sih orang bebas hilir mudik di stasiun. Waktu di stasiun aku diem-dieman aja sama si mas. Aku sudah bingung bagaimana caranya mengembalikkan nama baikku setelah aku melakukan hal bodoh haha. Kuceritakan kapan-kapan. Pas keretanya dateng aku langsung masuk di gerbong wanita karena udah deg-degan bangeeettt. Pas keretanya jalan aku melambaikan tangan ke si mas dan senyumin si mas. Si mas juga senyum malu-malu.

It was our first date in entire our life.

Aku dan si mas gak pernah kencan selama masa hidup. Itu adalah kencan kita masing-masing. Aku inget senyum kita waktu itu. Kita malu-malu dan cuma bisa ngomong sekedarnya. Basa-basi gak penting. Kita gak tau bagaimana seharusnya orang kencan. Gak ada kontak fisik. Bahkan kontak mata pun gak ada. Kita sibuk menetralisir detak jantung yang udah kacau. Ciyeee.

Selanjutnya pun si mas selalu nganterin aku pulang. Sesuai lagu Maroon 5, I wont go home without you. Jadi si mas memang selalu berusaha nemenin aku pulang. Haha aku seneng banget Maroon 5 nyiptain lagu ini, jadi bisa pulang bareng si mas dan seringkali dijajanin haha #cewematre. Beberapa kali si mas ikut naik kereta ke Jakarta, terus balik lagi ke Bogor, terus naik motor ke Cimanggis. Perjuangan yak. Hingga sekarang, aku dianter pulang naik Yellow selalu haha. Kalo Anya di Critical Eleven suka airport, maka Indah Hardiyanti di dunia nyata suka stasiun. Haha kalo kalian suka apa?

Tambahan mumpung aku inget, kalo kalian beli tiket kereta api, pilihnya itu ABCD yak. Jadi misal 13 a, 13 b, 13 ย c, dan 13 d. Jangan kaya aku milih tiketnya 11 b 12 b 13 b. Akhirnya kita duduk beda bangku semua dan harus melas dulu ke orang untuk minta pindah. Untung orangnya baik. Oke itu kebodohan yang fatal hahaha -_____- #dontjudgmeplease ๐Ÿ˜€

IMG_20160303_113026 (Custom)

Nasi goreng di restorasi KAI Dabesttt pokoknya

4. Itinerary Overall

Itinerary di Jogja aku buat berdasarkan wisata per kabupaten. Thanks to Om Gmaps yang udah nunjukin informasi ini haha. Intinya aku menghabiskan dua hari di dua Kabupaten di Yogya, Gunung Kidul dan Bantul. Aku gak sempet untuk ke Kulonprogo dan Sleman. Di Gunung kidul aku memilih Sri Gethuk dan beberapa pantai. Kalian mula dari Sri Gethuk dan kemudian pantai-pantai di Gunung Kidul. Ada banyak banget pantai dan yang aku kunjungi rekomended semua. Hari kedua aku ke Bantul. Di Bantul, kalian bisa ke Mangunan, Imogiri, dan Pantai di Bantul seperti Depok, Parangtirits, Parangkusumo, dan Pandansari, sama Goa Cemara kemudian ke Gumuk Pasir. Kalo Sleman bisa ke Lava Tour Merapi, ulen sentalu. Kalo kulonprogo bisa ke pantai glagah dan kalibiru. Kalo di kota Jogjanya bisa ke keraton, taman sari, kota gede, dan tempat lain di dalam kota. Intinya si itu gaes. Untuk wisata belanja bisa dilakukan di hari terakhir gaes atau pas malem-malem.

Oleh-oleh yang kurekomendasikan :

Bakpia 25 di pabrik aslinya, yang di Jalan KS Tubun kalo gak salah
Bakpia Kurnia Sari di Jl Glagahsari
Hamzah Batik/Mirota Batik di Malioboro Ujung dekat Benteng Vredeburgh

Sekian ya laporan jalan-jalanku. Maaf diselingi curhat. Aku selalu ingin memberitahukan kepada kalian tentang stasiun dan kisah cintaku #ecieeee #lebaykali. Semua yang kutulis murni dari pengalaman dan tanpa iming-iming apa-apa. Murniii haha kaya nama bus. Murni Jaya

Iklan

2 thoughts on “Plesiran Indah ke Yogya (8) : Review Akomodasi Selama di Yogya

  1. Ping-balik: #MalamMingguDenganIbu [Rekomendasi Restoran] : Santap Santai di Restoran Cibiuk | Between Sweet and Sour

  2. Ping-balik: #Indah’sOneDayTrip : Sehari di Kota Terasi | Between Sweet and Sour

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s