Wisata Curug Sentul (2) : Hadiah Setimpal dari Curug Hordeng dan Curug Kembar

[Travel Report] Holaaaa gaaes hehehe. Apa kabaar? Alhamdulillah gaes aku sudah sidang ehehe.

So untuk syukuran kelulusanku, aku akan kasih kalian review tempat wisata yang aku janjikan, curug di Sentul! hehe. Selain menyimpan banyak rumah-rumah mewah dengan harga 9 digit, Sentul juga menyimpan banyak curug. Sentul, as i said on my earlier post, is a kind of waterfall bank. Banyak curug yang bagus dan menarik yang terletak di daerah Sentul ini. Tiap RT ada kali yak curugnya. Jadi, kalo kalian warga jabodetabek dan ingin berenang sepuasnya dengan harga murah di kolam alami buatan Alloh, Sentul adalah jawabannya.

Hanya saja letak curug-curug tersebut bukan di tengah kompleks 9 digit itu, tapi harus kesanaan lagi alias Sentul coret hehe. Yaa mirip Dramaga lah, Bogor coret. Salah dua curug yang sedang naik daun saat ini adalah curug Hordeng dan Curug Kembar yang terletak dalam satu area. Waktu aku kesini, beruntung banget aku bisa ikut komunitas Track Kaskus Bogor. Seru deh hehe. Jadi, langsung yuk kita nyebur ke kedua curug yang sedang kondang ini.

Kunjungan aku kesini terjadi sekitar pertengahan Januari gaes. Waktu itu si mas ngajakin jalan bareng komunitas jalan-jalan kaskus Bogor. Yaa kalian tau aku lah. Kalo diajakin jalan pasti sulit nolak. Apalagi diajakin nikah #ngodeterus.

Ini pengalaman pertama aku dan si mas jalan-jalan bareng komunitas jalan-jalan kaskus Bogor. Kita berdua rajin kepo kegiatan Track Kaskus Bogor, cuma untuk ‘nyebur’ langsung ke komunitas, baru bulan lalu. Tempat yang dikunjungin kali ini spesial karena tempat ini tergolong baru yaitu, Curug Hordeng dan Curug Kembar. Tadinya mau mampir ke Curug Ciburial, cuma gak jadi. Udah kesorean.

Dimana letak kedua curug ini ndah?

Pertanyaan ini adalah pertanyaan terbesar di benak kalian yah i guess. Kedua curug ini teletak setelah curug Leuwi Hejo gaes, masih di area Sentul coret. Kira-kira setengah jam perjalanan lagi untuk sampai are curug ini. Ikuti saja jalan setelah curug Leuwi Hejo. Untuk benar-benar berada di depan curug ini, kalian butuh waktu 1/2-1 jam trekking menuju curug dari parkiran di area curug.

Kalian juga bisa baca pengalamanku ke curug LeuwiHejo

Lebih lengkap, baca sampai akhir ya 🙂

IMG_20160124_104914_HHT (Custom)

Selamat Datang. Ini adalah area untuk memarkirkan kendaraan kalian. Dari sini kalian harus trekking menuju kedua curug tersebut.

Trek yang kalian hadapi selama sekitar 1 jam selanjutnya adalah medan yang menantang. Persis kaya lagu ninja hatori

“Mendaki gunung melewati lembah……”

Aku baru pertama kali ngerasain jalan-jalan dengan trek yang mirip sama trek gunung. Udah naik, turun, naik lagi. Kaya rollercoaster gaes. Ditambah waktu itu kondisinya habis hujan jadi makin-makin lah kondisi tanahnya. Aku mencatat jatuh kurang lebih 6-7 kali selama perjalanan. Haha kondisi keseimbanganku buruk gaes. Ini disebabin lemak di tubuhku yang makin liar pertumbuhannya hahaha.

Untung aja gaes anak-anak kaskus seru. Jadi selama perjalanan ketawa-ketawa. Alhamdulillahnya lagi gaes, baru pertama kali kenal sama mereka tapi bisa adaptasi dengan lumayan cepet jadi selama perjalanan seru. Tapi gaes, trek yang sulit itu memang dibayar setimpal. Kedua curug ini memberi banyak hadiah. Salah satunya ini. Cek ni gaes pemandangan di sekitar kedua curug ini. Ketjee.

IMG_20160124_112139 (Custom)

Kaya di kalender kan gaes? Ada sapi, lapangan bola dan bukit hehe

IMG_20160124_113546_HDR (Custom)

Subhanalloh 🙂 Ini dilihat setelah mendaki gunung keciil gaes. But worth for the wait kan Namanya gunung Simasigit. Bisa naik lagi ke atas gaes cuma naik tangga. Aku ga kuaat

IMG_20160124_113838 (Custom)

Tuh gaessss jalannya kecil tapi pemandangannyaa

IMG_20160124_113811 (Custom)

Endess. Subhanalloh yak

Nah dari gunung ini ke curug gak terlalu jauh. Letak curug Kembar lebih dekat dibanding dengan curug Hordeng. Jadi aku saranin ke curug Hordeng dulu. Hanya saja gaes jalananyaaaaaa. Setapak kecil susah licin pinggir jurang. Serem gaes. Aku gak saranin pergi ke curug ini untuk wanita-wanita juga pria yang gak suka cape, gak suka kotor bajunya, apalagi gak suka jatuh kecuali jatuh cinta.

Maaf aku gak fotoin kondisi jalannya. Sejujurnya staminaku terkuras habis gaes. Udah gak fokus buat foto-foto banyak. Cemen ya aku. Aku yakin ini disebabkan kebiasaan hidup tidak sehatku, yaitu males olahraga. Huhu aku ingin mengubah kebiasaanku dari lari pagi di kasur menjadi lari pagi di kenyataan ges. Aku sadar banget pas kesini kondisi fisikku masih lemah. Gak sekuat anak-anak kaskus yang lain. Aku mau kuruuus dan kuaaat. Sumpah, mewacanakan lari pagi jauuh lebih susah daripada mewacanakan sidang -_-” #belagulundah

Tempat pertama yang aku datengin adalah curug Hordeng.

Terdapat dua curug di curug Hordeng, yaitu curug utama dan curug yang suka ada di Instagram, atau anak curug dari curug Hordeng ini. Kalian lebih baik mengunjungi curug utama dulu, lalu turun ke anak curug utama yang Instagram-able ini. Ingat yak.

Here it is curug Hordeng 🙂

IMG_20160124_123111 (Custom)

Setelah mengalami proses jatuh bangun, sampai lah aku pada tujuaan. Curug Hordeng

 

IMG_20160124_122912 (Custom)

Aku. Mirip  cewe alim misterius gitu ya hahaha

 

IMG_20160124_122352_HHT (Custom)

Deraaas banget gaes. beberapa anak kaskus ada yang berdiri di bawah air terjun untuk nyobain deresnya

 

IMG_20160124_122950 (Custom)

Seneng bisa dapet temen baru.

 

IMG_20160124_122206 (Custom)

Curug kecil sekitar curug utamanya. Ini bang siapa ya. Aku lupa namanya -_-

 

IMG_20160124_123233 (Custom)

Kalinyaaa. Di pinggir lagi masak mie dan kopi untuk ngangetin hati badan

 

IMG_20160124_123559 (Custom)

Gadis curug in action. Hahahaha

Puas dengan foto-foto di curug utama, aku dan si mas memutuskan untuk nepi dan gabung sama temen-temen. Di sisi sungai, temen-temen track Kaskus lagi masak-masak seadanya untuk mengisi lambung. Lambungku pun jadi minta diisi.

Sayang yang aku bawa cuma roti mentega. Aku dan si mas cuma makan roti haha. Disitu aku langsung merasa aku belum bisa jadi istri. Kedua temenku yang foto itu bawa nasi goreng. Cuma aku wanita yang hanya membawa roti. Untung aja si mas gak anyutin aku di sungai itu haha.

Setelah setengah kenyang, temen-temen ngajakin aku turun ke bawah, ke tempat curug yang instagram-able. Wuihh langsung lah aku sigap. Cek yukk curug yang ada di bawahnya.

Kalo kalian suka melihat curug Hordeng seperti di Instagram, nah lokasinya ada di bawah curug yang utama. Curug ini sebenarnya terletak sebelum curug utama. Tapi, jalan menuju curug yang Instagram-able  ini lebih sulit kalo dari jalan utama. Lebih baik kalian ke curug utama dulu, kemudian kalian turun melewati tepi-tepi batuan untuk ke curug yang Instagram-able ini.

Informasi tambahan, semua foto di bawah ini, si mas yang ngambil. Aku takuut banget gaaessss buat naik-naik ke batu itu karena aku menyadari buruknya keseimbangan badan. Gak kaya si mas -_-”

IMG_20160124_133638_HDR (Custom)

Nah kalo kalian jalan ke bawah, kalian akan nemu curug ini.

 

IMG_20160124_131500_HDR (Custom)

Ini dia hammock yang suka ada di instagram belakangan ini. Hehe

 

IMG_20160124_134537_HDR (Custom)

Closerr

IMG_20160124_134249_HDR (Custom)

santai di curug

 

IMG_20160124_134503_HDR (Custom)

Si mas mau coba teknik baru

IMG_20160124_134136_HDR (Custom)

Aku nunggu si mas ngelamar turun

Habis dari sini, rombongan sepakat untuk lanjut ke curug kembar. Berhubung mau coba jalan baru, jadi bang H, ketua track kaskus Bogor, memutuskan untuk menggunakan jasa guide ade-ade itu. Gak lewat jalan yang menuju curug hordeng. Kita menyusurin sungai gitu. Sumpaaaaaah jalannyaaaa gilaaaaaa. Lebih susah dari perginya. No wonder aku jatuh dan hampir terjun ke sungai. Alhamdulillah bang H megangin aku. Ckckck aku langsung nyadar my balance is baaad for sure. Sampai di curug kembar, aku udah ga minat ngapa-ngapain. Aku duduk sambil trembling. Si mas aja yang ngambil gambar

IMG_20160124_141310_HDR (Custom)

Curug kembar. Lebih bagus curug Hordeng

 

IMG_20160124_141448_HDR (Custom)

closerr

 

IMG_20160124_141850_HDR (Custom)

sungainya

Habis dari sini, selesai perjalanan. Kita memutuskan untuk balik. Aku ganti baju dulu sebentar.Udah gak betah sama kondisi badanku yang kacau -_-”  Oh iya sekedar informasi, aku itu gak parkir di tempat parkir curug hordeng gaes karena jalanannya lagi dicor. Aku parkir jauuuuhhhhhhh dari sana. Sekitar satu jam lagi dari parkiranku untuk ke gerbang masuk curug Hordeng.

Pulang pun menjadi adventure tersendiri karena kita memilih untuk lewat jalan yang beda dari jalan pergi. Sewaktu pergi kita melewati jalanan umum menuju curug Hordeng. Jalanan ini tidak dicor dengan sempurna sehingga aku jatuh 1-2 kali pas perjalanan. Aku memang memcahkan rekor jatuh di antara anak-anak yang ikut.

Untuk jalan pulang, kita memilih untuk memotong jalan melewati sawah-sawah penduduk sekitar. Kelebihan jalan saat pulang adalah pemandangan di sekitar sawah yang kece meskipun aku harus rela kotor-kotoran lagi karena jalan yang dilewati penuh lumpur. Mari kita cek pemandanganku saat pulang.

IMG_20160124_154523 (Custom)

Di tengah sawah saat mendung

 

IMG_20160124_154451 (Custom)

Another sawah moment. Ini pas pulang semua gaes

 

IMG_20160126_093928 (Custom)

Jalanan utama menuju curug Hordeng. Aku ragu mobil muat lewat sini.Taken by si mas 😀

 

IMG_20160124_163152 (Custom)

The sky at that time

Fasilitas :

Di curug hordeng gak ada fasilitas apa-apa. Kalo mau mandi, kalian mandi/bilas, kalian harus ke curug kembar. Toilet disini bersih dan kalian harus mengeluarkan kocek dua ribu untuk mendapatkan fasilitas ini.

Belum ada mushola gaes di daerah ini. Mushola terdekat ada di jalanan utama menuju curug. Untuk penjual makanan lumayan banyak di jalanan menuju puncak gunung simasigit itu gaes. Dari puncak gunung Simasigit, ga ada yang jualan lagi. Susah bawa barang bawaannya.

How to get here :

Patokannya Curug Leuwi Hejo gaes. Dari Leuwi Hejo kalian luruuuusss aja. Nanti nemu ko petunjuk itu.

IMG_20160124_085627 (Custom)

Patokannya ini gaes. Jadi kalo dari Sentul selatan, kalian belok kanan, kalo dari sirkuit sentul kalian lurus. Jungle land itu lurus dari foto ini. Banner itu petunjuk bahwa kalo lurus itu daerah berkumpulny curuh-curug di sentul

Dari sana, kira-kira 3 km, kalian nemu perpotongan jalan. Ambil kiri gaes. Kalo kanan ke gunung pancar. Oh iya aku belum ke gunung Pancar yak. Ntar deh

IMG_20160124_091415_HHT (Custom)

Tipikal jalanannya kaya gini

IMG_20160124_094000_HHT (Custom)

Setelah Leuwi Hejo kaya gini jalananya. Ramean gaes perginya. Tipikalnya model satu mobil

IMG_20160124_100801 (Custom)

Pemandangan di sekitar jalanan

IMG_20160124_093954 (Custom)

Pemandangan lainnya

IMG_20160124_174030_HHT (Custom)

Aku parkir di rumah ini. Jauuh sekali gaes buat ke pintu masuk curug Hordengnya. Sekitar 1 jam lagi. Disini ada mushola dna tempat ganti baju juga

Tiket Masuk dan Jam Buka :

Tiket Masuk : 10k

Jam buka : Bisa setiap saat gaes deh kayanya. Bole nginep disini. Di daerah gunung Simasigit. Kalo malem yaa jangan trekking gaes kesini. Sereeem haha. Pagi-pagi aja.

Life Lesson : 

  • Jalan-jalan sama komunitas seru. Aku nemu banyak pengalaman baru. Wah temen-temen yang ikut udah professional. Jalan-jalannya udah kemana-manaaa. Ckckck dengernya mupeng banget. Aaaak mau keliling Indonesia. Inspirasi Bucket List ku itu dari temen-temen Kaskus. Doain bisa kelaksana ya gaes. Mereka juga banyak cerita pengalam jalan-jalan yang buat aku terkagum-kagum. Mereka bener-benr pejalanaaaan. Apalagi bang H dan bang O. Dua orang yang aku interogasi terus selama lanjalan. Aku dan si mas suka banget denger mereka. Mereka emang pejalan sejati gaes. Bukan cuma sekedar eksis, tapi mereka gain experience and happiness. Aku mau banget jadi pejalan kaya gitu
  • Kalo mau ke curug pake baju yang sesuai gaes. Jangan kaya aku -_-” Saltum. Gak enak gaes. Beraat. Pake baju yang agak jelek aja gaes. Gapapa kok. Nanti kalo udah puas, baru pake baju yang bagus. Wkwkwk aku belajar banget dari kesalahan ini.
  • Latihan fisik dibutuhin gaes buat explore daerah kaya gini. Gak bisa gaes kalo terus-terusan gaya hidupku begini ; cuma lari pagi di kasur. Si mas pun sadar kalo kondisi badannya masih lemah. Semoga gak wacana gaes untuk memeprkuat fisik hehe
  • Kalo kesini, pake sendal gunung gaes. direkomendasikaan sekalii. Okay

Tunggu ya gaes untuk review makan-makan dan review lain. Minggu ini aku harus beresin revisi. Mungkin ada beberapa tempat makan yang aku bakal coba sama si mas. Stay tune. Terutama makanan legendaris di Bogor hohoho

IMG_20160124_174041 (Custom)

Temen-temen kaskus

IMG_20160124_150849 (Custom)

ada yang anak IPB juga gaes hehe. Tapi lupa namanyaaa

IMG_20160124_112150_HHT (Custom)

Seru gaes jalan sama mereka. Banyak yang lucu-lucu hehe

IMG_20160124_100829 (Custom)

Jejak kakiku 😀 Lihat lemak di pahaku kan :\

Sampai jumpa. Yuk ceritain pengalaman kalian ke curug ini. Kalo ada yang mau ditanyain bisa banget. Aku siap menjawab.

Iklan

10 thoughts on “Wisata Curug Sentul (2) : Hadiah Setimpal dari Curug Hordeng dan Curug Kembar

    • Bisa tapi mobil mpv/suv. Kalo hatchback, sedan, city car, aku ga rekomendasiin hehe. Takut kena body bawah. Cuma aku ragu juga kalo naik mobil. Tanjakannya curam banget. Yaa harus yang jago bawa mobil hehe. Tapi lebih aman naik motor aja hehehe. Itu udh cocok banget

      Suka

  1. Ping-balik: Gak Usah Jauh-Jauh ke Venezuela, Bogor juga Punya Kok!   | Between Sweet and Sour

    • Halo 😀

      Dulu si parkir mobilnya kayanya kecil. 1 tahun lalu. Ga tau sekarang udah gede apa belum. Lebih aman naik motor aja. Medan jalanannya ga ramah mobil. Sempit dan berliku-liku. Nah dari gerbang ke curugnya butuh 30 menit seingetku. Jalan kaki dengan medan terjal -_-

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s