Terpukau dengan Pantai Batu Hiu Pangandaran

[Travel Report] Halo teman-teman. I’m back! Jadi, after battling with deadline, finally I did my workshop and it went smooth. Alhamdulillah 🙂 And Alloh completed my moment with another gift! Yap that is ‘Perawan’ Pangandaran. Penasaran? Tetep kepo ya man teman.Sabtu kemarin aku mudik sama orang tuaku dan omku. Mudik mau puasa. Sebenernya niatnya mau nyekar dan silaturahmi. Tapi aku malah kopdar sama yang aku sebut ‘perawan’ di Pangandaran hahaha. Ketauan kan aku random hihi

Sekedar informasi, kampungku di Banjarsari. I,5 jam dari kampungku (tanpa adegan lewatnya si komo), terhampar pantai ber km-km.

Pergeseran niat terjadi karena aku lagi ngebet banget buat menghiasi pikiran dengan yang seger-seger. Bosen sama buku dan geng-nya #preet. Dengan bujukan dikit, ibuku setuju buat jalan ke Pangandaran, one of the most well-known beach in Indonesia located in west java. Kebetulan om ku juga belum pernah ke Pangandaran. Namun, pas pagi mau jalan, sepupuku Riko bilang “jangan ke Pangandran. Kita ke Batu Hiu aja. Pantainya bagus. Masih belum banyak dikunjungi orang”

Digoda dengan orang pribumi yang notabenenya udah khatam sama Pangandaran, aku langsung setuju. Ibuku juga setuju. Jadi, kita pergi ke Batu Hiu, si ‘Perawan’ dari Pangandaran. Pasukan yang ikut aku, ibuku, omku, riko dan adiknya. Here is our short journey.

Here is Batu Hiu

Perawan bernama Batu Hiu

WP_20150531_09_37_59_Pro

Ini patung hiunya.

Batu Hiu letaknya kurang lebih 10 km dari Pantai Pangandaran dan masih ada di Kabupaten Pangandaran. Dari pertigaan Pangandaran, ambil kanan. Luruus aja. Ikutin penunjuk jalan aja. Udah ditulis ko penunjuk ke Batu Hiu. Nanti ada gapura tulisan Batu Hiu. Pantainya kira-kira 1 km dari gapura itu.

Terus ndah, kenapa batu hiu kamu namain perawan?

Aku namain perawan biar orang tertarik liat blog aku 😛 Boong deng. Aku namain perawan karena Batu hiu itu pantai yang cuma bisa dilihat. Gak bisa diapa-apain lagi. Makanya dia perawan. Ombaknya galak! Jadi kita dilarang mesra-mesra sama batu hiu. Meski kaya gitu, dilihat aja udah cukup ko haha bener deh. Batu hiu juga bersih dan kaya nama aku, Indah #tjie. That’s why I like this virgin. She’s beautiful and no one can touch it easily. Yep! Aku rekomendasiin banget kesini kalo kalian nyari yang sepi dan nenangin dan juga pastinya, yang perawan!

Ombaknya galak kan?

Ombaknya galak kan?

WP_20150531_10_35_27_Pro

Ini pantainya dari bawah

WP_20150531_09_34_31_Pro

Pantainya dari bawaah

Berhubung gak bisa deket-deket sama pantainya, disini disediain lantai 2 untuk melihat kondisi pantai dan eksis. Lantai dua ini dasarnya dari karang yang terus diurus buat dibangun saung-saung dan ditanamain pandan laut dan rumput. Yang aku suka ini mirip banget sama Uluwatu atau pantai keren di Bali. Green green grass dengan pemandangan laut yang waw banget. Aku sukaaaaa. Pake banget. Sumpah ini nilai plusnya. Pantai dengan hiasan hamparan rumput hijau dan batu-batuan. Pemandangan kaya gini yang buat mata aku seger dan seneeeng banget!

Ini lantai 2 Batu Hiu

Ini lantai 2 Batu Hiu

Bring me back!

Bring me back!

WP_20150531_09_40_35_Pro

Lantai 2 nyaaa *__*

WP_20150531_09_43_22_Pro

Ini saungnya

Waves

WP_20150531_09_45_39_Pro

Spot untuk foto dan lokasi paling ujuung. Kece

WP_20150531_09_59_27_Pro

Langit sama tanamannya…. Aaaa I love this place!

WP_20150531_10_01_59_Pro

Pathnya 🙂 Kind of perfect

WP_20150531_09_59_44_Pro

Cant ask for more

Spot foto yang menggambarkan betapa kamu harus kesini banget!

Beautiful isn't it?

Beautiful isn’t it?

WP_20150531_09_46_46_Pro

Blue

WP_20150531_09_49_28_Pro

Ujung Pandang. Mau kesana tapi ibuku udah teriak-teriak

WP_20150531_09_44_15_Pro

Another spot

WP_20150531_09_52_20_Pro

Waves

WP_20150531_09_52_40_Pro

Kalo kesini ati-ati yaak!

Subhanalloh....

Subhanalloh….

OOTD : Jilbab Rabbani, Baju : unbranded. Celana : Wrangler abang. Sendal : Bata

OOTD : Jilbab Rabbani, Baju : unbranded. Celana : Wrangler abang. Sendal : Bata

IMG_20150531_095744[1]

Biar sedikit meniru apa yang dilakukan manusia modern jaman sekarang. sok candid 😀

Catatan

Guest house disini lumayan murah sekitar 200 ribu. Dibanding sama Pangandaran, aku saranin disini aja nginepnya. Kalian kalo nginep disini tetep bisa ko ke pantai lain di Pangandaran. Tapi mending kalo pergi jangan pas liburan lebaran ya. Macetnya dari kampungku :”””. Pergi pas weekend kaya aku aja ya man teman.

Untuk tiket masuk, muraaah ko. Mobil minibus kaya si erti 36.000 dan sedan 19.500. Bebas pungli lagi. Cuma memang tempat ini harus lebih dirawat lagi. Ada beberapa peminta-minta di logo batu hiu. Terus jalanan aga rusak. Menurutku pengelola harus lebih merawat tempat ini. Kenapa? Karena tempat ini kereeen banget menurut aku. Duplikat uluwatu. Sayang kalo gak kerawat. Oh iya disini ada beberapa anjing liar berkeliaran. Waspada ya guys!

WP_20150531_09_42_37_Pro

Udah mulai rusak

Sebagai kalimat terakhir, aku bertekad akan mendatangi semua pantai di Pangandaran. Next is Karang Nini. Oh iya, kalo mau kesini, aku gak keberatan ko nampung kalian di rumah alm. nenekku. Omku yang disana juga mau banget. So, ayo jalan-jalan sama aku. Biar kaya orang-orang 😛

WP_20150531_11_29_24_Pro

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s