Garut Membara

[Travel Report]

Pernah ke Garut? Pernah lewat Garut? Atau pernah makan dodol Garut? Kalo kalian pernah, pasti kalian bakal setuju kalo Garut itu dingin. Dodol yang kalian makan juga dingin kan? Nah! Jadi pas kalian baca pos ini pasti otak kalian mikir keras. Panas? Garut? Bercanda aja ni qaqa u,u. Tapi garut yang aku rasain ini memang panas. Kenapa? Karena aku ke pemandian air panas! (Aku tau kalian pasti langsung judge aku Mrs. Crispy). Eits… pemandian air panasnya ada di Garut lho! Bukan Ciater doang yah yang punya pemandian air panas, Garut juga!

Pesan penulis : Aku bukan orang Garut maupun Bandung haters, jadi bila kalimat diatas terkesan membanggakan Garut, aku hanya ingin memberikan kalian pengetahuan tambahan tentang pemandian air panas di area Jawa Barat :p

Yap pos kali ini akan menceritakan one day tripku ke Darajat Pass Garut; sebuah pemandian air panas ramah anak-anak dan lansia. Mengapa ramah lansia dan anak”? karena untuk kesana tidak diperlukan tenaga ekstra alias tidak melibatkan hiking apalagi climbing. Cukup menggunakan kedaraan.  Selain itu, yang ditawarkan adalah kolam air panas. Tau sendiri kan, air panas selalu direlasikan dengan penyembuhan alternatif. Nah orang tua jadinya suka banget kesini. Anak-anak pun suka karena ini kolam renang. Anak-anak pasti pro kalo udah menyangkut berenang. Nah, karena ramah lansia dan anak-anak, tentu aku kali ini tidak pergi dengan si mas karena si mas bukan lansia dan anak-anak, tetapi aku pergi dengan si mama dan si bapak. Singkat saja, kedua orang tuaku.

Yap, aku pergi kesini karena ibuku sebenarnya pernah kesini dengan PKK kelurahan. Jadi, dengan terbatasnya tempat wisata yang ramah lansia dan ramah bahan bakar alias deket, kita putuskan untuk ke Darajat Pass Garut. So, this is our short trip journey to Garut!

1. Bagaimana caramu kesana, ndah?

Dalam tiap jalan-jalan, jalan-jalan sama si emak (tulisanku untuk mamaku) dan si bapa (tulisanku untuk bapakku) emang paling enak. Mengapa? Karena aku menggunakan si erti. Erti itu sebutanku untuk salah satu mobil MPV keluaran suzuki yang gosipnya bisa menyaingi avanza dan xenia. Hahaha aku suka banget sama si erti. Menurutku mobil ini amat sangat worth untuk dimiliki keluarga menengah di Indonesia. Tapi aku gak mau menjelaskan “why you should buy this car” atau promo lainnya sekarang, melainkan nanti. Oke! Aku rasa sebuah piring cantik akan aku dapatkan kalo di pos selanjutnya aku sebut kata nanti lagi hahaha.

Semisal ni kalian menggunakan mobil pribadi, cara untuk mencapai Darajat Pass adalah (dari Jakarta yak) :

Pertama kalian masuk jalan tol Cipularang. Terus keluar di Gerbang Tol Cileunyi. Terus kalian lurus dulu kira-kira 300 meter dan puter balik di tulisan Tasik/Garut. Selanjutnya kalian belok kiri. Kalo lurus lagi kalian ke Jakarta lagi. Gak jadi menikmati panasnya Garut tapi panasnya Jakarta. Selanjutnya kalian ikutin jalan aja sampe ketemu pertigaan Cagak yang ada petunjuk jalan lurus Tasikmalaya kanan Garut, kalian ambil Kanan. Kecuali kalian mau uji diri sendiri buat ke Garut via Tasikmalaya. Bisa aja sih kalo kalian mau menikmati buang-buang waktu di jalan atau emang ada keperluan di Tasikmalaya-semisal mau ketemu Bos PO Budiman wkwkwk. Setelah kalian belok kanan, kalian ikutin aja jalan menuju kota Garut. Sepanjang jalan. kalian bakal disuguhi jalanan yang miring tanpa sebab, pohon-pohon yang desek-desekkan, pasar yang padat, dan godaan untuk mampir ke pemandian air panas lain (kasusku : si emak gak percaya sama google maps dan malah mau nyerah buat ke pemandian air panas ini). Setelah sampe deket kota, kalian akan nemuin tulisan SAMARANG belok kanan di penunjuk jalan. Kalo kalian nemu penunjuk jalan ini, IKUTIN AJA. Kalian belok kanan di deket kota, bukan di tengah kota ya. Kalo gak salah 1 km lah deket pusat kota garut, kalian bakal nemuin penunjuk jalan itu. Intinya, kalo ada tulisan Samarang belok kanan, ikutin. Atau kalo kalian ragu, ikutin G-maps kalian yak (ini kesannya G-maps Tuhan gitu wkwkwk). Setelah belok kanan, ikutin jalan yang akan membawa kalian pada keramaian. Nah setelah kalian melewati PASAR SAMARANG, akan ada pertigaan pertama TANPA PETUNJUK JALAN. Kalian harus BELOK KANAN. Kalo kalian lurus, kalian akan ke kawah Chevron. Jadi percaya padaku, belok kanan. Aku sempet nyasar soalnya wkwkwk. Abis itu kalian lurus aja dan akan ketemu DARAJAT PASS. Kira-kira 5 km dari belokan itu. Kalian harus sabar pokoknya yak! Kalo ibuku udah ragu-ragu aja sepanjang jalan karena gak ada penunjuk jalan tadi. Untung aku tenangin dengan bilang “kalo salah mama indah kasih 200 deh” wkwkwk #padahalgakadaduit #yahmasihmahasiswa #idecerdas

Pesan penulis : aku bukan emosi, hanya ingin kata-kata itu dikenang di hati dan pikiran kalian karena jalan kesana sedikit membingungkan hahahaha. Tapi kalo ada G-maps di tangan kalian, kurasa penjelasanku akan semakin jelas karena sejujurnya aku tidak bisa inget dengan pasti.

2. DARAJAT PASS

Kalo udah mau deket Darajat Pass, kalian bakal liat tulisan kuningnya yang mirip tulisan Hollywood. Pokoknya eye catching banget. Setelah sampe disana kalian bakal nemuin lokasi kolam renang yang gak gede banget sih, tapi rapi, bersih, homey dan teratur. Nih fotonya :

WP_20140913_009

Welcome to Water Jungle

WP_20140913_005

WP_20140913_022

 

WP_20140913_010

Ini dari lantai 2. Asik kaan

WP_20140913_025

Clear sky *_*

WP_20140913_029

Capcin di Garut. Rasanya sama aja kaya di Bogor haha

 

WP_20140913_063

Cireng Garut

Fasilitas yang disediakan disini ada beberapa macam. Here they are :

WP_20140913_024

Tempat untuk nunggu yang lagi asik berenang. Tempat ini disewakan intinya. 15 ribu sepuasnya deh kalo gak salah

WP_20140913_014

Musholanyaa 😀

WP_20140913_017

Parkiranya. Luas yak

3. Oleh-oleh Garut

Abis puas mandi air panas dan basah-basahan, kita mutusin untuk pulang ke peraduan, Jakarta. Sebelum balik, aku lontarin ide buat beli oleh-oleh dulu. Yaaa memberikan buah tangan untuk beberapa masyarakat temporer Dramaga dan calon ibu kedua sounds a must :3. Setelah mengingat-ingat tempat beli oleh-oleh dulu, akhirnya kita sampai juga di tempat beli oleh-oleh ini. Tempatnya homey. That’s why we like it :D. harganya pun pas. Jadi gak perlu ribet nawar macem-macem lagi. I really appreciate what Garut citizen have been doing up until now. They mix Dodol into something with higher value, chocolate-named Chocodot. I don’t know why they name the product like that and have no interest to search about that in Google, so just let do it by your self people. Chocodot is a very good combination. Beside that, Chocodot provide such a good quality material and unique packaging. For me, it is a lethal combination. No wonder their product is so popular and sold in different area including my temporary city, Bogor. Some of indonesian traditional ‘oleh-oleh’ have to be transformed into something like this. Aku harap aku bisa ikut berkontribusi untuk ini.

Abis beli oleh-oleh, kita langsung pulang. Sebenernya mau mampir ke situ bagendit tapi si emak udah lelah. Gak tega juga ngeliatnya. Jadi kita langsung pulang. Bye Garut! Aku akan eksplor kamu lagi. Insyaalloh mau banget bisa ke Santolo, Sayang Heulang, Situ Bagendit, dan Papandayan. Yap! Garut is always special for me. Because it gives a very nice impression for me.

WP_20140913_077

Judulnya provokatif, tapi enak kok 😀

Epilog *bai bai*

Darajat Pass worth untuk dikunjungi. Terutama kalo kamu berniat menyenangkan hati orang tua atau lansia di sekitar kamu. Darajat pass, menurutku ,menyenangkan dan gak terlalu jauh dari Jakarta maupun kota lain. Oh iya, aku mau sampein nih pengumuman yang gak kalah penting dari pelantikan komjen BH menggantikan BG , kalian sering-sering ajak orang tua kalian jalan-jalan yak. Coba sering-sering ajak orang tua kalian seneng dengan ngajak mereka lihat dunia luar. Bayangin deh jadi mereka. Senin-Jumat di rumah, Sabtu minggu cuma ngaji dan kendurian atau kalo gabut banget ya cuma di rumah. Lihat keterangannya aja udah ngebosenin kan? Ya mungkin untuk beberapa orang, ortunya masih sibuk-sibuk aja, tapi aku yakin kok biarpun mereka terlihat sibuk, tapi dalam hati mereka, mereka pasti ingin menghabiskan waktu dengan kalian. Jangan ajak ke mall aja yak. Agak ngebosenin. Ajak mereka melihat dunia luar!

Luangkan waktu kalian, untuk ajak orang tua kalian melihat dunia luar dan merasakan sedikit kesenangan dengan melihat dunia luar. Biarkan mereka tertawa dengan kalian dan ikut merasakan ‘dunia kembali’. Jangan biarkan mereka menua sedangkan kita sibuk tumbuh dan tanpa sadar sudah meninggalkan mereka dalam liang kubur sendirian.

Aku harap kalian sering-sering ajak ibu dan ayah kalian jalan-jalan. Seperti yang kubilang, “Jalan-jalan itu perpaduan antara kenekatan dan niat”. Semisal nanti kalian diselimuti kata sibuk, sebisa mungkin kalian luangin waktu dan gak manjain diri kalian buat ajak orang tua kalian jalan-jalan. Jangan sampai mereka hanya merasakan kesepian rumah dan cerita bahagia kalian. Jadikan orang tua kalian merasakan kebahagiaan kalian. Aku pun memutuskan untuk menjadi orang tuaku travel mate. Ya mungkin aku juga berpergian dengan si mas, tapi porsiku untuk pergi dengan orang tuaku sebelum menikah, ingin aku tambah. Aku ingin orangtuaku melihat dunia luar. Melihat apa yang belum mereka lihat. Semoga aku diberi keistiqomahan untuk mengajak mereka jalan dan bahagia. Amin. Semoga si mas juga jadi termotivasi untuk memuaskan orang tuanya jalan dan bahagia. Amin lagi.

 

WP_20140913_051

My lovely travel mate :3

Aku tau kok permasalahan lain untuk mengajak orang tua kalian jalan adalah keadaan pariwisata Indonesia yang gak terlalu ramah sama lansia baik dari segi medan maupun hal yang disuguhi. Untuk masalah ini, kalian harus ubek-ubek pariwisata yang kira-kira ramah sama lansia. Contoh adalah Darajat Pass. Kalian bisa juga ke ciater dan tempat lain yang medannya ga terlalu susah. Intinya mah, kalau kalian niat insyaalloh berwisata dengan orang tua akan terlaksana dengan lancar.

Pesan penulis : Sekian dari posku. Maaf kalo ada yang tersinggung karena aku mulai beropini. Coba lihat dari sisi positif yah 🙂 bayangkan keadaan kalian kalau sudah tua. Jangan bandingkan kondisi ketika kalian masih bisa dengan sigap berjalan, berlari, bergerak aktif, dan beraktivitas seleluasa kini. Ingat, kalian akan tua dan menjadi orang tua hahahaha.

Iklan

4 thoughts on “Garut Membara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s