Dasar maniak kertas kado!

[My Interests]

 

Kertas kado itu special dengan fungsi yang berbeda. Menurutku, kertas kado bukan kertas untuk membungkus kado. Tapi kertas untukku berekspresi dengan budget minim. Berhubung aku belum diberi kesempatan untuk menikmati laser jet, jadi deh aku gak bisa download tons of picture from tumblr, pinterest, flickr and others cool apps for my craft supply. Alhamduillah di kampusku, toko buku Gebyar selalu mensupply diriku dengan beragam kertas kado unik menggemaskan lucu dan lucu (?) sehingga aku ga usah mengeluarkan 10 ribu rupiah untuk satu lembar kertas scrapbook. Hingga sekarang, aku berusaha sebisa mungkin hanya memanfaatkan kertas kado untuk menghemat pengeluaran yang membludak seiring dengan makin liarnya gairah ini.

Nb : passion bahasa indonesianya gairah ya dalam konteks tentang lawan jenis maupun “hal yang memikirkannya saja sudah membuat kamu senang”.

Sejujurnya post ini bukan mau membahas tentang kertas kado, kategori kertas kado yang lucu menurut aku, berapa harga kertas kado, fluktuasi harga kertas kado, tempat beli kertas kado dimana, dan pertanyaan 5W+1H lain tentang kertas kado. Tapi post ini mau membahas awal mula perjalanan aku berkecimpung di dunia crafting amatiran yang disebabkan si kertas kado. Maaf kalo judulnya membuat kamu terkecoh. Aku memang tukang kecoh kok :p. Intinya disini, kertas kado adalah prembule aku terhadap crafting world. Tau kan crafting? Itu tu si passion nomer dua.

Crafting itu apa sih ndah?

“barang yg dihasilkan melalui keterampilan tangan (spt tikar, anyaman, dsb): anyaman bambu merupakan hasil ~ daerah itu;” (arti kerajinan menurut KBBI)

Dari sini bisa diambil kesimpulan crafting itu hasil keterampilan buatan tangan! lebih banyak si arti luasnya, tapi aku lebih suka sum up everything with handmade things! atau DIY lah bahasa gaul lainnya. Tapi crafting ini terbatas pada sesuatu yang terampil. Ketika kamu percobaan membuat ice cream homemade sendiri, scrub, yoghurt atau apapun yang tidak membutuhkan keterampilan, kamu bisa dibilang do kind of DIY bukan crafting. Kecuali nih ya, kamu buat semacam variasi lucu-lucu terhadap makanan, baru bisa dibilang crafting food. Karena itu membutuhkan keterampilan tersendiri. Sok tau. Maafkan hamba.

Oh jadi itu crafting. Paham-paham. Nah, awal mula kamu suka crafting gimana? Boleh kepo dong yah.

Jadi waktu itu aku buatin si mas scrapbook. Ciye, siapa tuh mas? Nah karena scrapbook pake beragam kertas, jadi ini awal mulanya aku pedekate sama si kertas kado. Itu idenya dari temen-temen aku sih. Dulu, aku tidak mengenal crafting sama sekali. Kepikiran aja engga. Nah setelah era dimana aku buatin si mas scrapbook, aku jadi keranjingan bikin scrapbook dan temen-temennya. Aku juga gak tau kenapa. Awalnya, aku hanya suka melihat warna-warna yang diciptakan, hingga aku gak tau kenapa aku kebayang dan aku jadi suka. Seperti suka pada pandangan kedua. Dalam sebulan, aku kalap beli scrapbook paper. Tapi mahal. Mencekik kantongku. Membuat uang makanku habis sebelum tanggal 25. Preet. Akhirnya aku putuskan untuk cari alternatif lain. Ga lucu dong kalo mahasiswa naudzubillah tewas kelaparan karena kebanyakan beli scrapbook paper. Akhirnya aku cari cara untuk bertahan di paper world itu. Ketemulah GEBYAR sebagai solusi. Toko buku paling fenomenal seantero BARA. Kapan-kapan aku jelasin ‘why once in your life you have to visit this bookstore’ wkwkwk lebaynya akut.  Gebyar memiliki kertas kado lucu-lucu dengan harga yang membuat kantongku tersenyum J. Sejak hari itu, kuputuskan gebyar adalah supplier kertas kado lucu  dengan variasinya banyaak. Tadaaa, sejak supply bahan untuk crafting sudah settle, sejak itulah awal aku suka crafting dan ingin sekali berkecimpung, ngudek-ngudek dunia crafting.

 Terus nih, sampe sekarang apa aja yang udah kamu buat ndah?

Crafting itu ragamnya banyak dan sejujurnya aku masih fokus ke crafting paper. Selain karena bahan untuk lahan crafting lain belum ada, aku memang mau rencana ngembangin skill aku disini. Padu padan warna. Rapiin hasil trim, lem yang bagus dan rapi. Intinya masih dalam tahap belajar. Karena dunia ini masih asing buat aku. Sekedar informasi, waktu TK nilai kerajinan tanganku paling rendah. Diikuti kegagalan di SD, SMP dan SMA. Jadi wajar ya aku masih belajar. Aku ga mengeluarkan excuse kok. Tapi kalo semisal kamu orang yang otak kirinya berfungsi lebih maksimal dari otak kanan, kamu pasti paham apa yang menjadi kendala aku hahaha. Oh iya, sebagai info tambahan nih, aku suka banget tuh beli majalah bekas untuk dimanfaatin jadi bahan atau materi crafting karena berguna banget. Selain warnanya bagus dan murah, they have so many usefull information that I can use as an ‘unique’ side of my craft. Jadi aku memang selalu rajin menggunakan majalah bekas untuk kasi usefull information to people. Supaya ada sisi lain dari hasil karyaku.

Kalo gitu, manfaat crafting buat kamu ada gak sih ndah?

Kalo ditanya manfaat jelas banyak banget buat aku (setelah kulihat postku lagi, ternyata ga banyak-banyak banget yang bisa aku jabarin ._.). Ada beberapa hal sih yang menurutku berpengaruh banget. Pertama, aku yang dulu tuh suka banget galau-galau di kosan. Ujung-ujungnya nangis dan nulis di status efbe apa ga twitter. Yah tau lah. Semenjak ada dunia craft ini, aku mulai ga galau lagi. Aku mulai ambil kertas kado, gunting, dan lem kalo aku mulai galau. Aku guntng-gunting majalah bekas, aku tempel-tempel, dan tadaaa, jadi aja buku rakerku kaya buku anak jurusan fashion design. Intinya crafting mengalihkan aku dari kegalauanku. Kalo aku crafting, aku lupa waktu dan aku memang sengaja melakukan itu buat ngalihin kegalauan aku. Kedua crafting buat aku jadi ‘tidak sengaja mulai berfikir kreatif’. Aku merasa cara berfikirku ‘semakin liar’. Ini konteks positif yak. Maksudku, kalo ngeliat sesuatu yang kaku dan biasa banget, aku ‘gregetan. Aku mikirin ini seharusnya begini, ini seharusnya begitu. Sorta lot of thing. Aku jadi suka kepo banyak hal, mulai kebiasa liat warna dan mikir yang padu atau cocok yang mana. Hal-hal semacam itu. Bahkan untuk keluargaku nanti, aku mau mereka merasakan sensasi pendidikan yang belum pernah mereka rasakan dengan kreativitas aku yang aku coba pupuk. Yang terakhir, aku bisa bikin orang yang aku sayang seneng dengan apa yang udah aku buat. Coba deh kalian buatin orang-orang yang kalian sayang kartu ucapan sederhana ketika mereka wisuda, ultah, nikah, pacaran, baru putus (ini untuk motivasi bukan congratulation card ya). Insyaalloh mereka pasti bakal seneng dan termotivasi. Gak usah tas-tas mahal, tapi pasti hal-hal sederhana itu buat seneng. Karena aku merasa seperti itu juga. Jadi singkatnya, manfaat crafting buat aku rasa sih cuma tiga itu. Mungkin nanti bertambah sejalan dengan keseriusan aku. Hahaha

Penasaran deh jadinya, crafting itu bisa menguntungkan gak si ndah? Apa hanya sekedar hobby doang?

Di dunia ini sekarang, crafting jadi usaha yang menjanjikan kok. Gak Cuma berakhir sebagai hobi saja. Coba tengok instagram dengan hashtag #jualscrapbook, #jualkartuucapan, #jualkartuundangan, dan hashtag lain yang berurusan dengan crafting. Banyak ol shop-ol shop yang mulai bergerak di craft paper. Harga yang ditawarkan pun menarik untuk menambah pundi-pundi di rekening. Jadi, selain menjalankan hobby dan membuang uang untuk craft supply, crafting bisa juga menghasilkan uang. Cek deh martha stewart dan craft blogger lain yang udah sukses dan pro banget di dunia crafting ini. Aku pun merancanakan untuk berbisnis passionku ini setelah hidupku settle dengan bawang-bawangku. Meskipun belum tau apa. Sayang, aku belum bisa pake sotosop dan corel. Jadi deh aku masih tergantung sama supply kertas kado, majalah bekas. Sayang banget ya. Oh iya satu lagi, supply untuk crafting di indonesia masih sedikit banget. Asal kalian jago main corel dan sotosop, aku rasa crafting supply bisa jadi lahan yang bagus lho buat dikembangin. Kalian bisa desain scrapbook paper dengan variasi yang lucu dan kreatif dan jual dengan harga yang mencekik aku hehehehe. Tapi usahain harganya bisa kejangkau mahasiswa kalo target kalian mahasiswa. Kalo buka toko di mall mah sok aja pasang harga sesuka hati. Bukan aku ini yang beli :p hahaha. Eits buka bisnis kertas kado juga mungkin banget dilakuin. Selain itu, kalo kalian juga mau jadi reseller craft tools bisa banget ko. Intinya bisnis crafting ini masih bisa berkembang di Indonesia. Mengapa? Karena sebagian besar manusia masih meyukai sesuatu yang indah, kreatif, unik, dan sebagian besar dari mereka termasuk aku, memilih untuk ‘bergairah’ di bidang crafting.

Oke deh ndah, terus ndah terakhir kamu kan bilang maniak kertas kado, mana sih bukti kamu maniak kertas kado?

Kamu mau liat? Kepo banget sih kamu. Oke let’s check my craft area yang baru aku rapiin dua minggu belakangan di tengah-tengah kegabutan.

Kamu bisa liat kan gulungan kertas kado itu?

Kamu bisa liat kan gulungan kertas kado itu?

Nih penampakan dari atas

See from above

See from above

Detail craft supplyku

Ini hardwarenya. Maish banyak yang belum aku punya.

Ini hardwarenya. Maish banyak yang belum aku punya.

Ini kotak yang isinya draft apa yang mau aku buat. isinya lumayan banyak. Aku masih penunda.

Ini kotak yang isinya draft apa yang mau aku buat. isinya lumayan banyak. Aku masih penunda.

Ini ada tambahan contoh majalah yang aku pakai

WP_20150213_042

Tambahan Gambar

Keterangan tentang  area resmi

Keterangan tentang area resmi

Jadi itu foto atau bukti tentang betapa maniaknya aku sama kertas kado. Kamu bisa tanya hanum atau sendy yang jadi saksi betapa gilanya aku sama kertas kado. Itu kertas kadonya dalam gulungan lagi. Di gulungan itu masih berlembar-lembar lagi kertas kadonya. sayang sih belum bisa aku olah semua. jadi kaya ‘sedikit/banyak’ membuang uang. Duh.

Foto-foto itu juga area favorit aku di kamar. Suka banget sama area itu. Aku puas parah liat perlawanan aku melawan cicak dan mengubah tempat yang tadinya messy banget jadi craft area aku. Sayang sih aku ga foto keadaan yang lama. Jadi kalo aku mau craft, aku ga bakal jauh-jauh dari area itu.

Sejujurnya aku mau ngembangin diri aku di dunia craft. Tapi masih banyak hal akademis yang belum beres dan fokusku gak bisa kepecah. Jadi deh craftku masih berkutat di cut and paste things.

Blog ini bakal aku jadiin tempat aku kasi kalian inspirasi tentang craft/DIY yang udah aku lakuin. Ga terbatas hanya di craft lho. Aku bakal kasi kalian post tentang DIY non crafting. Kaya lip exfoliating, scrub homemade, ice cream, and any other cool things! this is the beginning.

I’m ready for the journey. What about you?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s